HomeSahamUber
Mulai trading dengan eToro

Cara membeli Uber (UBER) saham di Indonesia 2022

Uber logo
Uber (UBER)
...
Perubahan 24 jam
...
exchange
...

Uber Technologies, atau pendeknya Uber, merupakan sebuah korporasi Amerika yang beroperasi di semua benua. Uber menghubungkan pelanggan dengan penyedia layanan berkendara independen dan dengan restoran, pedagang grosir, dan toko lain via divisi mobilitas dan pengirimannya. Di sini, kami akan menyediakan sebuah panduan tentang bagaimana membeli saham Uber dan apa informasi keuangan yang paling relevan untuk dipertimbangkan.

Uber tumbuh dengan kecepatan yang mencengangkan di tahun-tahun menjelang IPO-nya di Amerika Serikat. Hingga sekarang, Uber telah melakukan lebih dari enam belas juta perjalanan dan memiliki lebih dari sembilan puluh juta pelanggan bulanan. Uber aktif di hampir sepuluh ribu kota di tujuh puluh satu negara.

Cara Membeli UBER Saham dalam 5 Langkah Mudah

  1. 1
    Kunjungi eToro melalui tautan di bawah ini dan daftar dengan mengisi detail Anda pada kolom yang diperlukan.
  2. 2
    Isi semua data pribadi Anda dan isi kuesioner dasar untuk tujuan informasi.
  3. 3
    Klik 'Deposit', pilih metode pembayaran favorit Anda dan ikuti instruksi untuk mendanai akun Anda.
  4. 4
    Cari saham favorit Anda dan cek statistiknya. Setelah Anda siap untuk berinvestasi, klik 'Trade'.
  5. 5
    Masukkan jumlah yang ingin Anda investasikan dan konfigurasikan perdagangan Anda untuk membeli saham.

Semua Hal Yang Perlu Anda ketahui Tentang Uber

Mari kita mulai analisis atas berbagai bisnis Uber dengan melihat pada sejarah dan strategi perusahaan, serta bagaimana ia menghasilkan uang dan bagaimana kinerja sahamnya dalam beberapa tahun terakhir.

Sejarah Uber

Uber merupakan perusahaan yang relatif baru, didirikan pada 2009 dan berkantor pusat di San Francisco, California. Ia didirikan oleh Garrett Camp dan Travis Kalanick di bawah nama Ubercab dan dengan cepat bertumbuh menjadi salah satu unicorn Amerika paling terkenal (yaitu perusahaan rintisan swasta dengan valuasi lebih dari satu miliar dolar).

Layanan perusahaan berkembang dari ride-hailing hingga pengiriman makanan dan paket, kurir, kargo, dan bahkan persewaan skuter melalui kemitraan dengan Lime. Perusahaan mengelompokkan operasionalnya menjadi empat divisi: mobilitas, pengiriman, kargo, dan teknologi maju.

Apa Strategi Uber

Uber merupakan sebuah perusahaan teknologi yang menghubungkan permintaan dan penawaran. Platformnya menghubungkan pelanggan dengan pengemudi dari berbagai tipe, seperti taksi, minibus, dan sepeda motor.

Walaupun terkenal dengan bisnis ride-hailing, Uber dengan cepat memperluas bisnisnya ke area lain, seperti kemitraan keuangan dan solusi kendaraan. Segmen pengiriman mendapatkan banyak  perhatian saat ini karena pengiriman makanan secara daring meningkat drastis ketika pandemi berdampak pada industri layanan restoran.

Bagaimana Uber Menghasilkan Uang?

Pada 5 Mei 2021, Uber melaporkan ikhtisar keuangan kuartal pertama dalam setahun. Pemesanan bruto mencapai titik tertinggi sepanjang masa sebesar $19,5 miliar, naik hingga lebih dari 24% dalam basis tahunan ‘year-over-year’ (YoY).

Dalam setahun terkena pandemi dan dengan orang-orang yang dipaksa untuk menghabiskan lebih banyak waktunya di rumah karena pembatasan perjalanan, model bisnis Uber sangat terkena dampaknya. Karena itu, divisi mobilitas terkontraksi hingga 38% pada 2020, tetapi perusahaan dikompensasi oleh pertumbuhan dua digit di divisi kargo dan tiga digit di divisi pengiriman.

Uber menghasilkan uang melalui ridesharing ‘berbagi tumpangan’ dan carpooling ‘angkutan mobil bersama’, pengiriman makanan dan kargo, sepeda listrik, dan skuter. Baru-baru ini, perusahaan memperluas layanannya menjadi penerbangan perkotaan, dan ia juga banyak berinvestasi dalam mobil otonom.

Bagaimana Kinerja Uber dalam Beberapa Tahun Terakhir?

Harga saham Uber mengalami perjalanan yang cukup bergelombang setelah menjadi publik pada 9 Mei 2019. Perusahaan berhasil bertahan dari pandemi dan aksi jual yang memengaruhi pasar keuangan internasional, serta–seperti perusahaan teknologi lain–ia memantul kembali dengan kuat.

Harga saham mencapai $60 dan memiliki resistensi horizontal yang kuat di level itu, dengan formasi triple top. Di bawah ini gambar “analisis teknis” saham Uber.

Analisis Fundamental Uber

Ada satu perbedaan antara bertrading dan berinvestasi.

Trader paling sering menggunakan “analisis teknis” dalam horizon jangka pendek, sedangkan investor paling sering menggunakan “analisis fundamental” untuk melihat prospek jangka panjang perusahaan.

Analisis fundamental didasarkan pada laporan keuangan perusahaan, seperti laporan laba rugi, neraca keuangan, dan laporan arus kas. Berdasarkan informasi yang ditampilkan di laporan keuangan, para investor menghitung berbagai rasio dan melakukan perhitungan kompleks untuk mendapatkan apa yang mereka yakini sebagai nilai intrinsik perusahaan. Dengan membandingkan hasil dengan harga pasar aktual, para investor menyimpulkan bahwa saham perusahaan overvalued ‘terlalu mahal’, undervalued ‘terlalu murah’, atau dinilai dengan tepat.

Di bagian berikutnya, kita akan melihat pendapatan, rasio price/earnings ‘harga/laba’ (P/E), imbal hasil dividen, earnings-per-share ‘laba per saham’ (EPS), dan posisi arus kas.

Pendapatan Uber

Model bisnis Uber dipengaruhi oleh pandemi. Secara khusus, divisi mobilitas menurun secara signifikan karena lockdown ‘karantina kewilayahan’ dan mobilitas terbatas di sebagian besar dunia. Namun, pendapatan divisi mobilitas Uber diperkirakan akan naik di beberapa kuartal mendatang karena pembatasan dicabut dan kampanye vaksinasi terbukti efektif dalam menahan penyebaran COVID-19. 

Pendapatan berada di garis pertama dalam laporan laba rugi perusahaan dan merepresentasikan nilai total barang dan layanan yang dihasilkan atau diberikan oleh perusahaan dalam suatu periode. Ia merupakan metrik keuangan yang paling penting; semakin tinggi angkanya maka semakin baik untuk perusahaan dan para investornya.

Dalam tiga bulan yang berakhir pada 31 Maret 2020, pendapatan Uber merosot hingga 11%, sebagian besar di belakang akrual $600 juta yang dibuat untuk resolusi dari beberapa klaim historis di Britania Raya. Divisi pengiriman dan kargo tumbuh masing-masing sebesar 230% dan 51% jika dibandingkan  dengan periode yang sama pada 2020.

Laba per Saham Uber

EPS merupakan metrik keuangan penting lainnya yang menunjukkan seberapa banyak yang perusahaan hasilkan per satu saham tunggal. Rasio ini berasal dari laba bersih di laporan laba rugi.

Dari laba bersih, para investor mengurangi dividen preferen, jika ada. Lalu, hasilnya dibagi dengan jumlah rata-rata tertimbang dari outstanding share dalam periode yang dilaporkan. Jika tidak ada perubahan dalam jumlah outstanding share selama periode, jumlah yang sama yang digunakan pada periode sebelumnya digunakan kembali. Itulah bagaimana EPS dasar dihitung, tetapi ia sama pentingnya dengan EPS dilusian.

Jumlah dilusian menunjukkan earnings-per-share jika convertible debt ‘obligasi konversi’ (jika ada) diubah. Jadi, jumlah EPS dilusian biasanya lebih rendah daripada EPS dasar.

Uber telah mengejutkan para investor dengan menghasilkan lebih baik daripada EPS yang diperkirakan, khususnya di kuartal terakhir yang dilaporkan. Kinerja yang kuat menunjukkan bagaimana perusahaan bangkit seiring dengan kinerja ekonomi yang membaik dan merefleksikan pencabutan bertahap dari pembatasan pandemi. 

Namun, Uber melaporkan kerugian bersih sebesar $(108) juta untuk kuartal terakhir dan “earnings before interest, taxes, depreciation, and amortization” (EBITDA)/”pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi” yang disesuaikan sebesar $(359) juta. Meskipun merugi, para investors dikejutkan dengan kenaikan EPS dan penyempitan EBITDA.

Rasio P/E Uber

Ketika artikel ini ditulis, Uber melakukan perdagangan di $47,31/saham. Karena perusahaan merugi di kuartal sebelumnya (dan kuartal sebelumnya lagi), rasio P/E tidak dapat dihitung–karena denominator akan negatif. Sederhananya, rasio P/E tidak memiliki arti bagi suatu perusahaan yang merugi.

Imbal Hasil Dividen Uber

Uber tidak membayar dividen. Dengan sejarahnya yang relatif pendek, perusahaan telah mengalami masa sulit untuk memperoleh keuntungan. Pada waktunya, tergantung pada strategi manajemen, Uber mungkin akan membayar dividen, tetapi tentulah baru akan terjadi hanya setelah beberapa tahun memperoleh keuntungan yang konstan. Karena itu, imbal hasil dividen tidak ada relevansinya dengan perusahaan yang belum membayarnya.

Arus Kas Uber

Posisi kas Uber memburuk di kuartal terakhir (saat artikel ditulis), tetapi ia masih solid. Kas dan ekuivalen kas merosot ke $4,83 miliar dari $5,64 miliar di tiga bulan sebelumnya. Investasi jangka pendek serta kas dan ekuivalen kas restriktif juga merosot.

Suatu posisi kas yang kuat menunjukkan perusahaan yang likuid mampu memenuhi utang jangka pendeknya. Dari sudut pandang ini, posisi kas Uber kuat dan prospeknya menjanjikan karena terjadinya pemulihan ekonomi dari pandemi COVID-19.

Mengapa Membeli Saham Uber?

Divisi mobilitas Uber terpukul oleh pandemi, tetapi diharapkan akan terjadi kebangkitan yang kuat. Perusahaan telah melakukan pekerjaan luar biasa dalam menyeimbangkan pendapatan dengan memperluas divisi pengiriman karena potensi pertumbuhan di sini cenderung melampaui tingkat pertumbuhan dua divisi yang lain.

Jumlah pedagang dalam platform pengiriman lebih dari tujuh ratus ribu, dengan beberapa nama baru yang bergabung, seperti COFFEE.KAN dari Jepang atau Grupo Hunan dari Meksiko. Juga, penambahan pedangan nonmakanan memperluas divisi pengiriman dan memberikan potensi yang kuat untuk bergerak maju.

Berikut ini merupakan ringkasan berbagai alasan sebagai pertimbangan untuk membeli saham Uber:

  • Uber merupakan sebuah merek global dengan reputasi global
  • Potensi pertumbuhan yang sangat besar untuk divisi pengiriman
  • Diperkirakan akan ada kebangiktan yang kuat dari divisi mobilitasnya

Saran Ahli dalam Membeli Saham Uber

Meskipun aksi harga Uber di saat penulisan artikel ini menunjukkan formasi triple top jangka pendek berada di level $60, para trader teknis sangat menyadari kata-kata bahwa “triple top jarang bertahan”. Dalam kasus ini, biasanya akan lebih baik untuk membeli dengan menunggu harga menanjak.
- Mircea Vasiu
Beli Saham Uber Sekarang!

5 Hal untuk Dipertimbangkan Sebelum Anda Membeli Saham Uber

Setidaknya, para investor harus mempertimbangkan hal-hal di bawah ini sebelum berinvestasi di saham Uber.

1.  Memahami Perusahaan

Uber telah merevolusi industri transportasi perkotaan dan memberikan “gangguan” bagi bisnis-bisnis yang mapan (misalnya perusahaan taksi konvensional). Untuk itu, ia telah bertahan atas berbagai pembatasan lokal dan pelarangan dari otoritas lokal di banyak kota dan negara, tetapi entah bagaimana ia mampu bertahan dan berkembang.

Tingkat pertumbuhan yang lebih tinggi diperlukan oleh perusahaan untuk menemukan jalannya menuju profitabilitas, tetapi para investor dapat memahami ketika perusahaan menjadi publik untuk meningkatkan modal ekspansinya. Bahkan jika suatu bisnis merugi saat ini, ia mungkin dapat menghasilkan keuntungan lebih cepat daripada yang diperkirakan dan bahkan melebihi ekspektasi para investor.

2.  Memahami Dasar-Dasar Berinvestasi

Latar belakang berinvestasi tentulah membantu sebelum membeli saham, tetapi tidak semua trader memiliki latar belakang ini, jadi pendidikan adalah penting. Dasar-dasar berinvestasi berfokus pada manajemen risiko dan uang, strategi konstruksi portofolio, strategi diversifikasi, dan pemahaman akan bagaimana setiap order dieksekusi.

3.  Memilih Pialang dengan Cermat

Pialang merupakan perantara dalam proses berinvestasi, menghubungkan pembeli dan penjual saham. Pialang berjuang untuk mencocokkan pembeli dan penjual dengan menawarkan eksekusi terbaik dan mewakili kepentingan trader dengan adil. Pialang yang bagus adalah yang memiliki regulasi, menawarkan akun terpisah, berfokus pada layanan pelanggan, dan mengenakan biaya dan komisi yang adil.

4.  Memutuskan Seberapa Banyak Anda Ingin Berinvestasi

Pasar trading penuh dengan godaan. Kapan pun, trader dapat tergoda untuk mengikuti “semua” dalam suatu trading atau pertumbuhan ekonomi, tetapi berinvestasi membutuhkan horizon dan strategi jangka panjang. Untuk alasan ini, para investor harus disiplin, dan cara terbaik untuk mencapainya adalah memiliki suatu rencana dan mengeksekusinya dengan tepat. Beberapa investor menyimpan sebagian dari akun mereka dalam bentuk tunai, untuk digunakan saat peluang yang menguntungkan muncul. Beberapa investor memecah dana investasi mereka secara merata ke beberapa bagian dan mengalokasikan setiap bagian ke satu saham saja.

5.  Menentukan Tujuan Investasi Anda

Para investor memiliki berbagai alasan yang berbeda dalam meletakkan dana mereka di pasar. Salah satu alasan paling umum adalah untuk mempersiapkan dana pensiun. Alasan lainnya adalah hanya untuk membuat uang bekerja daripada menyimpan uang di rekening bank dengan suku bunga yang tidak seberapa. Apa pun alasan Anda untuk berinvestasi, memiliki suatu tujuan atas investasi Anda merupakan kebiasaan yang bagus.

Esensi Membeli Saham Uber

Meskipun Uber belum menghasilkan keuntungan, ia sedang berjalan menuju itu. Kenaikan tiga digit dalam divisi pengiriman menunjukkan masa depan yang menjanjikan. Lebih jauh lagi, Uber berada di posisi kas yang sehat dan pertumbuhan lebih lanjut dalam operasinya tentu akan menuju pada profitabilitas.

Untuk investor yang ingin membeli saham Uber berdasarkan pada nilai saat ini dari arus kas masa depannya, hal pertama yang harus dilakukan adalah membuka akun trading dengan pialang yang dipilih. Selanjutnya, danai akun. Terakhir, tarik pelatuk dan tempatkan order.

Untuk investor yang masih ragu–dan tidak ada yang salah dengan itu–kami menyediakan berbagai material pendidikan tambahan untuk membuat Anda semakin nyaman atas berinvestasi. Belajar merupakan perjuangan sepanjang hidup dan secara khusus, ia sangatlah penting jika terkait dengan uang.

saham alternatif

Netflix logo
Netflix
NFLX
...
...
ThyssenKrupp logo
ThyssenKrupp
TYEKF
...
...
Abn Amro logo
Abn Amro
ABN
...
...
Apple logo
Apple
AAPL
...
...
Disney logo
Disney
DIS
...
...

Paling Sering Ditanyakan

  1. Uber berada di jalur yang tepat menuju profitabilitas sebelum pandemi COVID-19 melanda. IPO-nya di tahun 2019 menjadi salah satu sorotan di tahun itu dan merupakan satu dari IPO yang paling ditunggu untuk beberapa saat, tetapi pandemi memicu kerugian besar bagi divisi mobilitas karena pembatasan mobilitas di seluruh dunia. Namun, apa yang hilang di divisi mobilitas, justru didapatkannya di divisi pengiriman. Kunci untuk mendapatkan keuntungan adalah kemampuan Uber untuk mempertahankan tingkat pertumbuhan di divisi pengiriman, untuk memulihkan tren pertumbuhan divisi mobilitas, dan untuk memperluas pasar-pasar baru. Uber menghadapi berbagai kondisi legislatif yang sulit di beberapa bagian dunia, yang berdampak bagi keuntungan perusahaan.
  2. Saat artikel ditulis, para investor masih bersedia untuk membayar lebih dari $47 per saham untuk suatu perusahaan yang merugi di masa sekarang ini, tetapi memiliki potensi pertumbuhan yang kuat di masa depan. Jika nilai saat ini dari arus kas di masa depan mengindikasikan suatu nilai intrinsik yang lebih besar daripada harga saham Uber, profitabilitas masa depan hanyalah masalah waktu.
  3. Saham Uber merosot dari level $60 setelah tiga kali percobaan untuk bergerak naik. Dalam analisis teknis, level semacam itu disebut resistance dan “triple top” terbentuk ketika harga gagal untuk menembus tiga kali berturut-turut pada level resistance. Namun, selama Uber mempertahankan rangkaian high yang lebih tinggi dan low yang lebih tinggi yang khas untuk pasar bullish, para investor akan bersedia melakukan aksi buy the dip ‘memborong’.
  4. Satu cara adalah melalui diversifikasi, dengan membeli beberapa saham selain saham Uber. Satu cara lanjutan untuk melindungi dari penurunan harga saham adalah membeli perlindungan terhadap risiko menggunakan “put option”/”opsi jual” sebagai asuransi, tetapi ini hanya untuk investor tingkat lanjut atau yang berpengalaman.
  5. Ya. Saham Uber cukup likuid sehingga para investor jarang (mungkin tidak pernah) memiliki masalah untuk keluar dari investasi di Uber. Anda bahkan dapat meninggalkan pialang untuk keluar dari investasi Anda, dengan menetapkan batas order untuk menjual investasi Anda jika ia mencapai level target Anda.
  6. Uber terdaftar di Bursa Saham New York di bawah simbol UBER dan merupakan bagian dari indeks Nasdaq100, sebuah indeks teknologi yang melacak perusahaan-perusahaan teknologi terbesar di Amerika Serikat.