HomeSahamBeli TeamViewer

Cara membeli TeamViewer (TMVWY) saham di Indonesia 2022

TeamViewer (TMVWY)
...
Perubahan 24 jam
...
exchange
...
Penulis: Emmanuel Ekwomadu Diperbarui: June 10, 2022

TeamViewer AG adalah perusahaan teknologi multinasional Jerman yang dikenal dengan perangkat lunak pendukung dan akses jarak jauh bernama sama "TeamViewer". Perusahaan ini berkantor pusat di Göppingen, Jerman, tetapi memiliki kantor Jerman lainnya, juga di Clearwater (FL, Amerika Serikat), Yerevan (Armenia), dan Adelaide (Australia).

Perusahaan telah melampaui akses jarak jauh dan perangkat lunak pendukungnya untuk sekarang menawarkan platform cloud global guna menghubungkan, memantau, dan mengendalikan komputer, mesin, robot, dan perangkat "internet of things" (IoT, Internet untuk Segala-nya) lainnya. Pelanggan globalnya mencakup perusahaan dari semua ukuran dan dari segenap industri.

Saham TeamViewer terdaftar di Bursa Efek Frankfurt dan merupakan anggota indeks MDAX dan TecDAX. Dalam panduan ini, Anda akan mempelajari cara membeli saham TeamViewer dengan percaya diri, dan mengapa Anda mungkin menginginkannya, dengan mempertimbangkan faktor fundamental.

5 Langkah Membeli Cryptocurrency dengan Cepat!

  1. 1
    Kunjungi platform yang kami rekomendasikan untuk membeli crypto dengan mengklik tombol di bawah.
  2. 2
    Masukkan rincian Anda di bidang yang diperlukan untuk membuat akun baru.
  3. 3
    Danai akun Anda menggunakan your preferred payment method dan konfirmasi saldo baru Anda.
  4. 4
    Pilih your favourite crypto coin dan pilih "Instant/Market Order” untuk melakukan pembelian langsung.
  5. 5
    Masukkan jumlah yang ingin dibeli (jumlah crypto yang setara akan ditampilkan) dan konfirmasi pesanan Anda!

Semua yang Perlu Anda Ketahui Tentang TeamViewer

Di bagian ini, kita akan melihat lebih detail tentang TeamViewer AG dan menjelajahi sejarahnya, strategi bisnisnya, bagaimana ia menghasilkan pendapatan, dan kinerja keuangannya dalam lima tahun terakhir hingga 2021.

Sejarah TeamViewer

Perusahaan ditelusuri sejarahnya hingga tahun 2005 ketika pendiri Rossmanith GmbH mengembangkan perangkat lunak TeamViewer dan memasarkannya di bawah perusahaan, TeamViewer GmbH. Perusahaan menawarkan perangkat lunak secara gratis kepada pengguna pribadi tetapi menjualnya kepada klien korporat yang harus membeli lisensi berbayar.

Pada tahun 2010, sebuah perusahaan teknologi informasi yang berbasis di Malta, GFI Software, mengakuisisi TeamViewer GmbH, dan pada tahun 2014, menjualnya ke Permira, sebuah perusahaan ekuitas swasta Inggris seharga sekitar $ 1 miliar— yang lantas membuat unikorn (perusahaan rintisan swasta senilai lebih dari $1 miliar) TeamViewer GmbH. Permira memperluas cakupan perangkat lunak dan untuk itu mengembangkan basis pelanggan internasional.

Sejalan dengan tren umum di industri teknologi informasi, TeamViewer GmbH mengubah model bisnisnya dari menjual lisensi menjadi berlangganan pada tahun 2018. Sebelum IPO (Penawaran Umum Perdana) pada tahun 2019, perusahaan membuat struktur perusahaan baru, mengganti namanya menjadi TeamViewer Germany GmbH dan mendirikan TeamViewer AG sebagai perusahaan induknya. Perusahaan ini terdaftar di Bursa Efek Frankfurt pada September 2019.

Apa Strategi TeamViewer?

Perusahaan menawarkan platform konektivitas awan jarak jauh TeamViewer, yang memungkinkan akses jarak jauh yang aman ke perangkat apa pun, lintas platform, dari mana saja, dan kapan saja. Ini menghubungkan komputer, ponsel cerdas, server, perangkat IoT, robot, dan bahkan mesin kelas komersial, menyediakan koneksi berkecepatan tinggi bahkan di luar angkasa atau lingkungan bandwidth (lebar pita) rendah. Perusahaan juga menawarkan TeamViewer Assist AR untuk realitas berimbuh.

Sejak 2018, strategi bisnis TeamViewer adalah menawarkan layanan berbasis langganan, dengan langganan bulanan atau tahunan, daripada penjualan lisensi yang digunakan sebelumnya. Perusahaan berfokus pada klien korporat yang membutuhkan platform awan untuk menghubungkan mesin mereka dan mendigitalkan proses di sepanjang rantai nilai industri. Hal tersebut lebih untuk mempertahankan pelanggan mereka dalam jangka panjang. Menariknya, perangkat lunak TeamViewer dapat digunakan oleh perusahaan dari semua ukuran dan dari seluruh industri, sehingga menguasai pangsa pasar yang besar untuk produknya.

Bagaimana TeamViewer Menghasilkan Uang?

Perusahaan mengizinkan individu untuk menggunakan platform secara gratis tetapi membatasi koneksi ke satu orang yang terhubung ke komputer keluarga dan teman. Namun ia menghasilkan uang dari penggunaan komersial berbayar, yang dikategorikan menjadi tiga tingkatan:

  • Tingkat bisnis senilai $610,80 per tahun dan memungkinkan satu pengguna dengan tiga perangkat untuk mengakses hingga 200 komputer, maksimal 10 peserta rapat.
  • Tingkat premium memungkinkan hingga 15 pengguna untuk mengakses hingga 300 komputer dengan maksimal 10 peserta rapat. Tarifnya $ 1,234.80 per tahun.
  • Tingkat perusahaan biaya $2.482,80 per tahun dan memungkinkan hingga 30 pengguna untuk mengakses hingga 500 komputer, maksimal 10 peserta rapat.


Perusahaan juga menawarkan layanan pengaya berbayar, seperti pengaya manajemen jarak jauh TeamViewer yang masing-masing berharga $22,92 per tahun. Pengaya TeamViewer Assist AR dengan realitas berimbuh senilai $468,00 per teknisi per tahun, dan dukungan untuk perangkat seluler (iPad, iPhone, dan Android) dikenakan biaya tambahan $394,80 per tahun. Ia juga menawarkan Servicecamp Service Desk dengan manajemen tiket seharga $118,80 per agen per tahun.

Semua harga sudah benar pada saat penulisan.

Bagaimana Kinerja TeamViewer dalam Beberapa Tahun Terakhir?

TeamViewer memiliki kinerja yang beragam sejak masuk bursa pada September 2019. Mirip perusahaan lain yang menawarkan platform untuk kerja jarak jauh dan rapat, seperti Zoom Video Communications Inc. (ZM), saham TeamViewer diuntungkan dari kuncitara akibat pandemi virus corona dan kebijakan pembatasan sosial di tahun 2020.

Setelah penurunan awal pada Maret 2020 ketika pandemi muncul, saham TeamViewer naik terus hingga awal Juli 2020, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di €54,86. Namun, sejak itu, harga sahamnya terus menurun. Pada saat penulisan (20 September 2021), saham diperdagangkan di sekitar €27,62, yang berjarak 49,65% dari tertinggi sepanjang masa.

Sumber: Yahoo Finance

Analisis Fundamental TeamViewer

Analisis fundamental adalah cara untuk mengevaluasi saham dengan melihat faktor-faktor yang mempengaruhi bisnis perusahaan. Investor menggunakannya untuk menentukan kesehatan yang mendasari dan nilai intrinsik perusahaan. Beberapa faktor yang dipertimbangkan investor ketika mengevaluasi suatu saham, seperti manajemen perusahaan, tidak dapat diukur. Namun dalam panduan ini, kita akan mengeksplorasi yang terukur, seperti pendapatan perusahaan, laba per saham, rasio P/E, hasil dividen, dan arus kas.

Pendapatan TeamViewer

Juga dikenal sebagai penjualan kotor, pendapatan perusahaan adalah jumlah total uang yang dihasilkan perusahaan dari penjualan produk atau layanannya. Hal ini terlihat di bagian atas laporan laba rugi (top line) dalam setiap laporan tahunan atau triwulanan, yang sering ditampilkan di situs web perusahaan, platform pialang saham utama, dan situs web perusahaan pelaporan keuangan, seperti Yahoo Finance.

Investor menyukainya ketika ada pertumbuhan pendapatan dari tahun ke tahun. Untuk tahun keuangan 2020 yang berakhir 30 Desember 2020, TeamViewer menghasilkan pendapatan sebesar €455,6 juta, yang mewakili pertumbuhan pendapatan sebesar 16,8% dari €390,2 juta yang direalisasikan pada tahun keuangan 2019.

Sumber: Keuangan Yahoo!

Penghasilan per Saham TeamViewer

Laba per saham banyak dipakai oleh investor dan analis dalam mengevaluasi suatu saham. Ini menunjukkan jumlah yang diperoleh perusahaan untuk setiap lembar saham biasa yang beredar selama periode keuangan yang ditinjau. Dihitungnya dengan membagi total laba bersih (dikurangi dividen yang dibayarkan kepada pemegang saham pilihan) dengan jumlah saham biasa yang beredar.

Namun, Anda tidak perlu menghitungnya sendiri karena Anda dapat menemukannya di situs web broker Anda atau situs keuangan mana pun. Di situs web Keuangan Yahoo!, EPS TeamViewer untuk tahun fiskal 2020 adalah €0,52 per saham.

Rasio P/E TeamViewer

Rasio harga terhadap pendapatan (P/E) adalah metrik lain yang banyak digunakan untuk penilaian saham. Ini membandingkan harga saham perusahaan dengan pendapatan per saham (EPS). Rasio itu menunjukkan ekspektasi pasar terhadap saham tersebut. P/E yang tinggi biasanya menunjukkan bahwa harga saham relatif tinggi terhadap pendapatan dan mungkin dinilai terlalu tinggi. Tetapi bisa jadi investor mengharapkan pertumbuhan pendapatan yang lebih tinggi di masa depan, sehingga mereka bersedia membayar harga saham yang lebih tinggi hari ini. Demikian juga, P/E yang rendah mungkin menunjukkan bahwa harga saham saat ini relatif rendah terhadap pendapatan dan mungkin undervalued atau bahwa investor mengharapkan penurunan pendapatan di masa depan.

Untuk memperhitungkan ekspektasi pertumbuhan, analis menggunakan rasio PEG (Price/Earning to Growth), yang mengukur hubungan antara rasio P/E dan pertumbuhan pendapatan. Menjadi rasio P/E yang disesuaikan dengan pertumbuhan, rasio PEG biasanya memberikan cerita yang lebih lengkap daripada P/E saja.

Imbal Hasil Dividen TeamViewer

Dividen adalah pembayaran tunai yang dilakukan perusahaan kepada pemegang sahamnya sebagai imbalan atas investasinya di perusahaan. Perusahaan dapat membayar dividen triwulanan, setengah tahunan, atau tahunan. Setiap kali dividen diumumkan, harga saham naik sampai tanggal ex-dividend dan kemudian mulai turun.

Hasil dividen mengukur dividen tahunan yang dibayarkan perusahaan relatif terhadap harga sahamnya. Sebuah perusahaan dengan hasil dividen yang tinggi lebih disukai oleh beberapa investor karena menawarkan mereka pendapatan tetap. Tidak seperti investor, trader biasanya tidak fokus pada dividen karena mereka lebih tertarik pada capital gain (keuntungan modal). Sampai September 2021, TeamViewer belum membayar dividen kepada pemegang saham.

Arus Kas TeamViewer

Arus kas mengacu pada bagaimana kas dan ekuivalennya mengalir masuk dan keluar dari bisnis. Hal ini dicatat dalam laporan arus kas yang dapat dilihat di samping laporan keuangan lainnya di bagian "Keuangan" dari informasi perusahaan di situs web pialang Anda atau perusahaan pelaporan keuangan mana pun.

Laporan arus kas melengkapi neraca dan laporan laba rugi dengan menunjukkan dari mana kas berasal dan bagaimana dibelanjakan. Elemen terpenting dalam laporan arus kas adalah arus kas bebas, yang menunjukkan berapa banyak sisa kas yang dimiliki perusahaan setelah membayar semua biaya untuk bertahan dalam bisnis, termasuk pengeluaran modal buat bangunan, mesin, dan tagihan lainnya. Ini memberi tahu investor berapa banyak uang tunai yang dimiliki perusahaan untuk membiayai proyek lain, membayar dividen, atau melunasi hutang. Tabel berikut menunjukkan bahwa TeamViewer memiliki sekitar €198 juta arus kas bebas.

Sumber: Keuangan Yahoo!

Mengapa Membeli Saham TeamViewer?

Saham TeamViewer berkinerja buruk sejak Juli 2020. Namun, perusahaan ini masih memiliki beberapa potensi pertumbuhan karena layanannya sangat vital di dunia saat sekarang. Dengan dunia yang beralih ke pekerjaan jarak jauh, layanan seperti TeamViewer menjadi lebih berharga bagi bisnis. Selain itu, TeamViewer melakukan akuisisi (misalnya, Ubimax dan Xaleon) untuk mengejar pertumbuhan.

Perusahaan juga aktif membangun kemitraan dan jaringan. Pada bulan Maret 2021, perusahaan menandatangani kontrak 5 tahun dengan Manchester United Football Club untuk tidak hanya menjadi sponsor resmi klub tetapi juga menggunakan teknologinya guna mendukung pengaturan klub, mengintegrasikan hubungan antara tim dan penggemar. Melalui basis penggemar dan jaringan klub yang besar, perusahaan dapat memperoleh lebih banyak pelanggan dan meningkatkan penjualan.

Inilah tiga alasan untuk membeli saham TeamViewer:

  • Produk dan layanan TeamViewer sangat dihargai di dunia saat ini
  • Perusahaan secara aktif mengejar pertumbuhan
  • Sahamnya murah (per 20 September 2021), yang mungkin menawarkan margin keamanan

Kiat Ahli dalam Membeli Saham TeamViewer

Ini adalah saham pertumbuhan potensial, mengingat pentingnya layanannya di dunia saat sekarang. Juga, saat ini (20 September 2021), saham diperdagangkan lebih dari 49% di bawah harga puncaknya. Dengan demikian, saham dapat menarik, baik investor pertumbuhan maupun investor nilai. Namun, apakah Anda seorang investor pertumbuhan atau nilai, Anda harus memiliki pandangan jangka panjang saat membeli saham.
- Emmanuel Ekwomadu

5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Anda Membeli Saham TeamViewer

Anda perlu mempertimbangkan lima hal ini sebelum membeli saham apa pun:

1. Memahami Perusahaan

Seperti yang disarankan oleh investor nilai terkenal Peter Lynch, ada baiknya berinvestasi di perusahaan yang Anda kenal, dan jika mungkin, yang produknya sudah Anda gunakan. Meskipun itu baik sampai batas tertentu, hal tersebut tidak cukup jika Anda juga tidak mempertimbangkan faktor fundamental tertentu yang dapat memberi tahu Anda kesehatan keuangan perusahaan. Anda harus mengetahui model bisnis perusahaan, bagaimana menghasilkan uang, apakah pendapatannya tumbuh, dan banyak lagi.

2. Pahami Dasar-dasar Berinvestasi

Penting untuk memahami elemen dasar investasi sebelum memasukkan uang Anda ke pasar. Ini dapat menyelamatkan Anda dari berbuat kesalahan konyol dan kehilangan modal Anda. Anda perlu tahu bagaimana mengeksekusi order dengan benar sehingga Anda tidak mengisi ukuran posisi yang lebih besar dari yang Anda inginkan. Selain itu, Anda harus mempelajari manajemen uang, manajemen risiko, dan diversifikasi sebagai cara untuk meminimalkan risiko.

3. Pilih Broker Anda dengan Hati-hati

Ada faktor yang harus Anda pertimbangkan sebelum memilih broker. Beberapa di antaranya termasuk status regulasi, biaya perdagangan, kemudahan deposit dan penarikan, platform dan aplikasi perdagangan, layanan pelanggan, jenis pesanan yang didukung (pasar, limit, stop, dan trailing stop), dan saham yang tersedia. Yang paling penting adalah status regulasi, terutama di negara tempat tinggal Anda. Itu membuat kecil kemungkinan bagi Anda untuk kehilangan uang Anda jika broker menjadi bangkrut seandainya ada skema kompensasi di negara Anda, seperti skema kompensasi jasa keuangan Inggris (FSCS).

4. Putuskan Berapa Banyak yang Ingin Anda Investasikan

Tentukan berapa banyak yang ingin Anda investasikan dan bagaimana mengalokasikan dana Anda ke setiap saham. Juga, rencanakan bagaimana Anda ingin membeli saham: apakah Anda melakukan investasi sekaligus atau menggunakan metode rata-rata biaya dolar dan ditingkatkan secara bertahap?

Satu hal lagi. Apa pun bisa terjadi di pasar kapan saja, jadi investasikan hanya dengan jumlah yang benar-benar bisa Anda tanggung, tetapi jangan jadikan ini alasan untuk berpuas diri karena kehilangan uang itu. Di atas segalanya, jangan berinvestasi dengan dana pinjaman (yaitu, leverage) kecuali Anda benar-benar memahaminya.

5. Tentukan Tujuan Investasi Anda

Membeli saham yang diinginkan saja tidak cukup. Anda harus memiliki tujuan untuk investasi. Bisa jadi untuk membangun dana pensiun Anda buat masa pensiun, mengumpulkan uang untuk kuliah anak-anak, atau membiayai proyek masa depan. Apa pun tujuannya, Anda perlu merencanakan berapa lama saat menahan investasi dan kapan harus menjual. Anda bisa menjual saat harga mencapai level tertentu, saat fundamental perusahaan lemah, atau saat Anda membutuhkan uang.

Intinya dalam Membeli Saham TeamViewer

TeamViewer adalah perusahaan teknologi Jerman yang menawarkan akses jarak jauh dan perangkat lunak pendukung. Perusahaan ini memiliki prospek pertumbuhan yang sangat besar, dan Anda dapat membelinya melalui pialang saham mana pun yang punya akses ke Bursa Efek Frankfurt.

Jika Anda siap untuk berinvestasi di saham sekarang, cukup daftar ke akun transaksi saham pialang saham, temukan TeamViewer dalam daftar saham di platformnya, dan lakukan pemesanan untuk membeli saham.

Tetapi jika Anda belum siap untuk berinvestasi sekarang, buka dan baca panduan kami yang lain untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang investasi. Anda juga dapat memulai "perdagangan kertas" menggunakan akun demo pialang saham untuk membiasakan diri dengan platform.

saham alternatif

Rolls-Royce logo
Rolls-Royce
RR
...
...
Valeo logo
Valeo
VLEEF
...
...
Vestas logo
Vestas
VWSYF
...
...
Netflix logo
Netflix
NFLX
...
...
ThyssenKrupp logo
ThyssenKrupp
TYEKF
...
...

Paling Sering Ditanyakan

  1. Sebuah "unicorn" adalah istilah yang digunakan di dunia keuangan untuk menggambarkan perusahaan swasta (belum terdaftar di bursa) yang bernilai setidaknya satu miliar dolar AS. Kapitalis ventura menggunakannya untuk menunjukkan nilai sebuah rintisan. Contoh mantan unicorn adalah Facebook, Airbnb, dan Robinhood.

  2. Pesanan pasar adalah perintah untuk membeli atau menjual saham pada harga terbaik yang tersedia saat ini di pasar. Sementara pesanan pasar memastikan eksekusi segera, itu tidak menjamin harga yang ditentukan. Anda menggunakan jenis pesanan ini ketika Anda ingin perdagangan Anda segera dieksekusi.

  3. Limit order adalah perintah untuk membeli atau menjual saham ketika harga mencapai harga tertentu atau lebih baik. Buy limit order ditempatkan di bawah harga pasar saat ini, dan order dieksekusi hanya pada harga limit atau yang lebih rendah. Sell limit order ditempatkan di atas market order saat ini, dan order dieksekusi hanya pada harga limit atau harga yang lebih tinggi.

  4. Perintah stop-loss ditempatkan oleh broker untuk menjual atau membeli saham saat harga mencapai tingkat tertentu terhadap posisi Anda. Anda dapat menggunakannya untuk membatasi kerugian saat pasar bergerak tidak menguntungkan, pada waktu Anda tidak ada.

  5. Trailing stop adalah jenis pesanan yang digunakan pedagang untuk mengamankan keuntungan mereka atau membatasi kerugian saat pasar bergerak ke arah yang menguntungkan. Pesanan bergerak bersama dengan harga ketika beralih ke arah yang menguntungkan, dan ketika harga berbalik, ia berhenti pada tingkatan terakhir yang dicapai, untuk mengamankan keuntungan atau membatasi kerugian.

  6. Salah satu penyebab utama emosi yang mengamuk adalah berinvestasi di atas kemampuan Anda (berinvestasi lebih dari yang Anda mampu untuk kehilangan). Jadi, demi menguasai emosi perdagangan Anda, investasikan hanya apa yang Anda mampu untuk kehilangan dan jangan berkomitmen lebih dari sebagian kecil dari modal Anda pada setiap perdagangan. Hal lain yang dapat Anda lakukan adalah selalu mengatur stop-loss order sehingga Anda tidak kehilangan lebih dari yang Anda bisa tahan. Ini juga bagus untuk membangun portofolio yang terdiversifikasi dari berbagai aset: saham, obligasi, komoditas, dan lainnya.