HomeSahamBeli Rolls-Royce
Mulai trading dengan eToro

Cara membeli Rolls-Royce (RR) saham di Indonesia 2022

Rolls-Royce logo
Rolls-Royce (RR)
...
Perubahan 24 jam
...
exchange
...
Penulis: Tony Loton Diperbarui: May 13, 2022

Rata-rata konsumen mungkin menganggap Rolls-Royce sebagai produsen mobil Inggris; namun, Rolls-Royce Holdings plc sebetulnya adalah perusahaan kedirgantaraan dan pertahanan multinasional yang berkantor pusat di Inggris. Perusahaan motor tersebut dibubarkan pada tahun 1973 dan merek motor itu kemudian dibeli oleh BMW.

Grup ini memiliki anak perusahaan yang merancang, memproduksi, dan mendistribusikan sistem tenaga untuk penerbangan dan industri lainnya. Dalam hal mesin pesawat, Rolls-Royce adalah pembuat terbesar kedua setelah General Electric, dan grup ini juga memiliki bisnis di sektor tenaga penggerak laut dan energi.

Saat sekarang, perusahaan memiliki lebih dari 100 anak perusahaan dan usaha patungan serta punya lebih dari 50.000 karyawan di seluruh dunia. Saham perusahaan terdaftar di London Stock Exchange dan merupakan komponen dari indeks FTSE 100. Panduan ini memberi tahu Anda cara membeli saham Rolls-Royce dengan percaya diri dan mengapa Anda mungkin menginginkannya, dengan mempertimbangkan berbagai faktor fundamental.

Cara Membeli RR Saham dalam 5 Langkah Mudah

  1. 1
    Kunjungi eToro melalui tautan di bawah ini dan daftar dengan mengisi detail Anda pada kolom yang diperlukan.
  2. 2
    Isi semua data pribadi Anda dan isi kuesioner dasar untuk tujuan informasi.
  3. 3
    Klik 'Deposit', pilih metode pembayaran favorit Anda dan ikuti instruksi untuk mendanai akun Anda.
  4. 4
    Cari saham favorit Anda dan cek statistiknya. Setelah Anda siap untuk berinvestasi, klik 'Trade'.
  5. 5
    Masukkan jumlah yang ingin Anda investasikan dan konfigurasikan perdagangan Anda untuk membeli saham.

Semua yang Perlu Anda Ketahui Tentang Rolls-Royce

Sebelum menganalisis nilai fundamental saham Rolls-Royce dengan tujuan untuk membeli saham, penting untuk memahami apa yang dilakukan perusahaan dan bagaimana ia menghasilkan pendapatan. Selain itu, berguna pula memaklumi bagaimana perusahaan membedakan dirinya dari para pesaingnya dan apakah diferensiasi tersebut punya nilai intrinsik. Di bawah ini adalah penjelasan mendalam tentang sejarah perusahaan dan bagaimana Rolls-Royce menghasilkan uang.

Sejarah Rolls-Royce

Perusahaan Rolls-Royce berawal dari bisnis rekayasa yang dimulai oleh Henry Royce pada tahun 1884 dan sebuah perusahaan perancang mobil oleh Charles Rolls pada tahun 1904. Rolls-Royce Limited yang baru dibentuk didirikan pada tahun 1906 ketika dua orang tersebut sepakat untuk memproduksi dan menjual berbagai mobil. Pada tahun 1971, Rolls-Royce Limited dilikuidasi karena perusahaan tidak dapat memenuhi kewajiban keuangannya. Pemerintah Inggris membeli bisnis dan aset perusahaan. Rolls-Royce Limited kemudian didirikan dengan nama baru, Rolls-Royce plc.

Rolls-Royce plc adalah perusahaan perdagangan dan entitas yang terdaftar di Bursa Efek London hingga tahun 2003. Pada tahun 2003, para pemegang saham perusahaan setuju untuk membuat perusahaan induk baru: Rolls-Royce Group plc. Kemudian pada tahun 2011, Rolls-Royce Group menjadi anak perusahaan dari perusahaan induk baru untuk Grup Rolls-Royce Holdings plc. Perusahaan induk adalah yang sekarang diperdagangkan di LSE.

Apa strategi Rolls-Royce?

Rolls-Royce berfokus pada empat sektor utama: sipil, militer, kelautan, dan energi. Perusahaan telah menghabiskan sebagian besar belanja modalnya untuk penelitian dan pengembangan lini produknya. Disediakan produk dan teknologi baru, yang nantinya akan menumbuhkan pendapatan perusahaan. Pada intinya, Rolls-Royce bertujuan untuk mempertahankan dan memegang teguh lini bisnis intinya. Sebagai tambahan, perusahaan berusaha memelihara bisnis baru yang nantinya dapat diakuisisi. Saat menjalankan dua tujuan tersebut, perusahaan mengelola transisi teknologi, kemampuan, sumber daya, dan nilai di seluruh lini bisnis.

Bagaimana Rolls-Royce Menghasilkan Uang?

Rolls-Royce menghasilkan uang dari empat operasi utama:

  • Civil Aerospace adalah kontributor pendapatan terbesar bagi perusahaan. Segmen ini bertanggung jawab untuk membuat mesin pesawat buat pesawat komersial besar, jet regional, dan pasar penerbangan bisnis. Komponen utama yang diproduksi oleh segmen kedirgantaraan sipil adalah mesin besar yang menghasilkan rata-rata 70% dari bauran pendapatan segmen operasi ini.

  • Sistem Tenaga mengacu pada segmen Rolls-Royce yang menyediakan mesin piston berkecepatan tinggi dan menengah serta sistem penggerak dan pembangkit tenaga yang lengkap. Segmen ini menjual produk ke pasar kelautan, pertahanan, pembangkit listrik, dan industri. Segmen sistem tenaga listrik adalah kontributor pendapatan terbesar kedua, mencapai 22% dari penghasilan.

  • Segmen Pertahanan adalah pemimpin pasar dalam mesin pesawat untuk transportasi militer dan pesawat patroli dengan aplikasi tempur dan helikopter yang solid. Segmen ini merupakan kontributor perolehan terbesar ketiga bagi Rolls-Royce, dengan rata-rata 20% dari total pendapatan. Namun, itu adalah kontributor paling signifikan terhadap laba bersih perusahaan.

  • Segmen Aero ITO mengacu pada Propulsores Industria de Turbo dan merupakan mesin pesawat Spanyol dan produsen turbin gas. Segmen tersebut berada di bawah industri aeronautika dan memproduksi mesin pesawat. Selain itu, segmen ini juga menyediakan layanan perawatan, perbaikan, dan turun mesin (layanan MRO) untuk penerbangan bisnis, maskapai regional, serta aplikasi industri dan pertahanan. Karena segmen ini terutama berfokus pada penyediaan layanan, ia punya salah satu margin keuntungan tertinggi di perusahaan meskipun menghasilkan pendapatan yang paling kecil.

Bagaimana Kinerja Rolls-Royce dalam Beberapa Tahun Terakhir?

Selama lima tahun terakhir, saham Rolls-Royce telah menghasilkan pengembalian negatif lebih dari 50%. Sementara pembayaran dividen terakhir saham dilakukan pada April 2020, aksi harga saham mengimbangi keuntungan dari pembayaran tersebut. Antara Januari 2020 dan April 2020, saham merosot lebih dari 50% ketika pasar global jatuh dengan timbulnya Covid-19 dan penyebarannya ke seluruh dunia. Sejak itu, harga saham telah menunjukkan tanda-tanda perbaikan kecil. Analis memperkirakan bahwa saham Rolls-Royce akan mengalami kenaikan harga ketika industri penerbangan mulai beroperasi lagi.

Analisis Fundamental Rolls-Royce

Sebagian besar investor menerapkan beberapa bentuk analisis fundamental sebelum berinvestasi di perusahaan. Analisis fundamental digunakan untuk mengukur nilai intrinsik perusahaan dengan memeriksa faktor-faktor ekonomi dan keuangan yang relevan yang mempengaruhi perusahaan. Kami akan mengamati faktor-faktor tentang saham Rolls-Royce seperti P/E, pendapatan, penghasilan, laba per saham, hasil dividen, dan arus kas.

Pendapatan Rolls-Royce

Pendapatan perusahaan mengacu pada uang yang dihasilkan oleh operasi perusahaan. Dalam kasus Rolls-Royce, pendapatan berasal dari penjualan peralatan dan mesin, bersama dengan layanan pemeliharaan. Anda dapat menemukan pendapatan Rolls-Royce dalam laporan keuangan perusahaan, yang diterbitkan setiap tiga bulan dan setiap tahun. Pendapatan perusahaan biasanya merupakan item pertama pada laporan laba rugi perusahaan. Biasanya, perusahaan dengan pendapatan yang meningkat adalah pertanda baik, dan saham cenderung mengapresiasi perusahaan-perusahaan itu.

Laba Per Saham Rolls-Royce

Sementara perusahaan dengan pendapatan yang meningkat adalah baik, tidak ada artinya jika perusahaan tersebut merugi dari tahun ke tahun. Laba per saham adalah ukuran profitabilitas perusahaan. Ini dihitung dengan membagi laba yang dilaporkan dengan jumlah saham biasa yang beredar. Investor dapat memperlakukan metrik tersebut sebagai jumlah keuntungan yang mereka peroleh per saham yang mereka pegang. Namun, investor tidak menerima pendapatan ini sebagai dividen karena beberapa perusahaan menginvestasikan kembali keuntungan mereka untuk terus meningkatkan pendapatan.

Rasio P/E Rolls-Royce

Rasio P/E mengukur pendapatan perusahaan relatif terhadap harga yang dibayar investor untuk saham perusahaan. Ini dihitung dengan membagi laba per saham (dihitung di atas) dengan harga pasar untuk sebuah saham. Ukuran ini disebut juga sebagai harga atau kelipatan pendapatan. Rasio P/E Rolls-Royce dapat dibandingkan dengan rasio P/E dari perusahaan serupa atau indeks industri. Misalnya, jika rasio P/E Rolls-Royce lebih tinggi dari kebanyakan pesaing, hal itu menunjukkan bahwa harga saham terlalu tinggi. Di sisi lain, ketika perusahaan telah melaporkan kerugian, penyebut rasio akan menjadi negatif. Bukan kebiasaan untuk melaporkan rasio P/E negatif di bidang keuangan, jadi analis biasanya membiarkan rasionya nol.

Hasil Dividen Rolls-Royce

Ketika sebuah perusahaan melaporkan laba, manajemen perusahaan dapat memutuskan untuk menginvestasikan kembali semua laba guna meningkatkan pendapatan di tahun berikutnya, atau mereka dapat memutuskan untuk membagi sebagian laba dengan investor dalam bentuk dividen. Hasil dividen adalah ukuran harga yang dibayarkan investor untuk menerima bagian keuntungan dan biasanya dinyatakan sebagai persentase. Misalnya, hasil dividen Rolls-Royce dihitung dengan membagi dividen per saham dengan harga pasar. Dividen paling gres yang dibayarkan oleh Rolls-Royce adalah pada April 2020.

Arus Kas Rolls-Royce

Arus kas perusahaan mengacu pada pergerakan uang tunai dalam perusahaan selama suatu periode. Arus kas masuk berasal dari penjualan produk, keuntungan dari investasi, atau bunga dari uang yang dipinjamkan. Sebaliknya, arus kas keluar digunakan untuk membayar persediaan dan menutupi biaya yang dikeluarkan selama periode tersebut. Perusahaan dengan arus kas yang stabil, yang menghasilkan arus kas masuk bersih, dianggap sebagai perusahaan yang baik. Hal tersebut menunjukkan bahwa pengeluaran kas perusahaan dapat ditutupi oleh kas yang dihasilkan dari penjualan dan investasi.

Mengapa Membeli Saham Rolls-Royce?

Dalam beberapa tahun terakhir, fundamental Rolls-Royce mungkin tidak menarik. Selama lima tahun terakhir, pendapatan perseroan tumbuh kecuali tahun 2020. Sedangkan perseroan mencatatkan rugi empat kali dalam lima tahun terakhir. Namun, ketika memeriksa keuangan perusahaan, Rolls-Royce memiliki basis aset yang cukup besar yang dapat dijual untuk membiayai proyek-proyek yang dapat meningkatkan nilai perusahaan. Arus kas perusahaan juga sehat, dengan pergerakan positif bersih dalam kas selama bertahun-tahun.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa Anda mungkin ingin membeli saham di Rolls-Royce:

  • Anda mendapatkan eksposur ke sektor pabrikan pesawat dan sektor mobil dengan satu harga.
  • Perusahaan ini telah berdiri selama lebih dari 100 tahun dengan merek yang mapan secara global, yang mengurangi risiko yang dihadapi oleh perusahaan atau pemula yang lebih muda.
  • Harga saham perusahaan jatuh pada tahun 2013, membuat harga saat ini menjadi tawar-menawar bagi investor bullish.

Kiat Ahli dalam Membeli Saham Rolls-Royce

Saat memperdagangkan Rolls-Royce atau saham lainnya, tip bagus adalah melakukan uji tuntas. Meskipun panduan ini telah memberi Anda penyelidikan mendalam tentang operasi perusahaan, pastikan Anda untuk melakukan riset. Luangkan waktu untuk meninjau laporan keuangan perusahaan, berita perusahaan, pesaing, dan bagaimana analis mengharapkan kinerja perusahaan. Akibatnya, Anda akan menjadi trader yang jauh lebih baik untuk mengasah keterampilan ini, dan Anda mengurangi eksposur risiko Anda dengan meniadakan investasi yang buruk.
- Tony Loton
Beli Saham Rolls-Royce Sekarang!

5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Anda Membeli Saham Rolls-Royce

Sangat penting untuk mengikuti lima nasihat berikut sebelum Anda membeli saham Rolls-Royce.

1. Memahami Perusahaan

Benjamin Franklin, salah satu pendiri Amerika Serikat pernah berkata bahwa investasi dalam pengetahuan akan memberikan hasil yang terbaik. Meluangkan waktu untuk mendidik diri sendiri tentang perdagangan dan spesifik investasi dapat menghemat uang Anda dalam jangka panjang. Sebelum berinvestasi di perusahaan yang menjual produk yang Anda gunakan setiap hari atau perusahaan yang harga sahamnya naik dua kali lipat dalam setahun terakhir, penting untuk melihat ke bawah tenda guna memahami model bisnis perusahaan. Perusahaan harus menggunakan utang untuk menghasilkan pendapatan dan memanfaatkan aset mereka secara efisien. Pemegang saham harus melihat pengembalian investasi mereka, baik dengan apresiasi modal atau pembayaran dividen

2. Pahami Dasar-dasar Berinvestasi

Cara termudah untuk kehilangan uang saat berinvestasi adalah dengan tidak meluangkan waktu untuk memahami cara berinvestasi. Pasar keuangan mengeksekusi triliunan dolar dalam transaksi harian; jadinya bisa dimaklumi, jika trader pemula akan terintimidasi oleh banyaknya informasi. Menggunakan alat manajemen risiko seperti penghentian kerugian dan limit order saat trading mengurangi risiko kehilangan modal Anda. Mengetahui apakah akan berinvestasi dalam saham itu sendiri, alih-alih kontrak untuk perbedaan (CFD) atau memasang taruhan pada spread, semuanya datang dengan mempelajari pasar.

3. Pilih Broker Anda dengan Hati-hati

Memilih broker yang tepat dapat menjadi perbedaan antara menghasilkan keuntungan atau kerugian pada perdagangan Anda. Jika biaya broker Anda terlalu tinggi atau broker memiliki biaya tersembunyi untuk perdagangan, maka Anda mungkin menutup posisi yang menguntungkan tetapi bisa jadi kehilangan semua uang ini saat menutupi biaya. Anda juga harus menyadari leverage yang ditawarkan broker Anda. Leverage adalah uang yang dipinjam dari broker Anda saat Anda melakukan perdagangan. Leverage dapat memperkuat keuntungan Anda serta kerugian Anda. Beberapa broker mungkin menawarkan leverage pada instrumen seperti CFD atau opsi, tetapi biasanya, mereka menawarkan leverage pada perdagangan saham dan valas.

4. Putuskan Berapa Banyak yang Ingin Anda Investasikan

Saat memutuskan berapa banyak yang ingin Anda investasikan, aturan praktisnya adalah Anda hanya boleh menginvestasikan pendapatan sekali pakai Anda. Pendapatan sekali pakai mengacu pada bagian dari pendapatan Anda yang tersisa setelah menutupi pengeluaran dan pajak Anda yang dapat Anda belanjakan atau simpan sesuai keinginan. Oleh karena itu, sebaiknya Anda berinvestasi dengan uang yang tidak Anda butuhkan segera, dan Anda tentu tidak ingin menginvestasikan seluruh tabungan Anda.

5. Tentukan Tujuan Investasi Anda

Investor beralih ke pasar untuk alasan yang berbeda; beberapa mungkin hendak pergi berlibur, yang lain barangkali ingin membeli rumah impian mereka, sementara beberapa bisa jadi pengin pensiun. Namun, satu hal yang pasti adalah bahwa investor beralih ke pasar untuk tujuan yang sama: menghasilkan uang. Oleh karena itu, langkah pertama dalam karir Anda sebagai trader harus selalu menetapkan tujuan Anda. Setelah Anda mengetahui berapa banyak uang yang perlu Anda hasilkan dan garis waktu yang Anda miliki, sedikit matematika dapat menentukan berapa banyak yang harus Anda investasikan setiap bulan untuk mencapai tujuan Anda.

Intinya pada Saham Rolls-Royce

Dalam panduan ini, kita melihat sejarah Rolls-Royce Holdings plc, bagaimana perusahaan menghasilkan uang, dan strategi pertumbuhan perusahaan. Kami juga mendalami fundamental perusahaan, mengeksplorasi P/E, EPS, dan hasil dividen perusahaan. Kami kemudian mendiskusikan di mana Anda dapat membeli saham Rolls-Royce, dan kami menawarkan kiat perdagangan dari pakar, bersama dengan lima hal yang perlu dipertimbangkan saat membeli saham.

Sebelum Anda mulai berdagang, Anda harus meluangkan waktu untuk melakukan uji tuntas atas potensi investasi Anda. Teliti saham yang Anda minati, pilih broker terbaik yang sesuai dengan gaya trading Anda, dan pastikan untuk menggunakan alat manajemen risiko. Membaca panduan ini adalah cara terbaik untuk memulai perjalanan trading Anda.

Bagi sebagian orang, trading bisa menakutkan, dan itu bisa dimengerti. Luangkan waktu Anda untuk membaca materi tambahan tentang investasi Anda dan kenali peristiwa global yang mungkin memengaruhi perdagangan Anda. Anda juga dapat menghabiskan lebih banyak waktu menggunakan akun perdagangan di atas kertas sampai Anda merasa nyaman berdagang dengan uang sungguhan.

saham alternatif

Netflix logo
Netflix
NFLX
...
...
ThyssenKrupp logo
ThyssenKrupp
TYEKF
...
...
Valeo logo
Valeo
VLEEF
...
...
Vestas logo
Vestas
VWSYF
...
...
Abn Amro logo
Abn Amro
ABN
...
...

Paling Sering Ditanyakan

  1. Perusahaan secara hukum tidak berkewajiban untuk memberikan pembayaran dividen kepada pemegang saham. Dewan Rolls-Royce memutuskan untuk menangguhkan pembayaran dividen final pada 2019 dan pembayaran dividen interim pada 2020 karena ketidakpastian prospek ekonomi makro akibat perlambatan yang disebabkan oleh pandemi global.

  2. Rolls-Royce Holdings plc (simbol saham: RR) diperdagangkan di London Stock Exchange. Pedagang di luar Inggris dapat berdagang di LSE jika broker mereka mengizinkan akses ke pasar ini. Pedagang juga perlu mengonversi mata uang dasar mereka seperti USD, menjadi GBP sebelum berdagang di LSE.

  3. Indeks adalah portofolio kepemilikan investasi hipotetis yang menunjukkan pergerakan segmen pasar atau pasar pada umumnya. Contoh indeks adalah Indeks FTSE 100, Indeks S&P 500, atau indeks harga Euro STOXX 50.

  4. Leverage adalah modal yang dipinjam dari broker Anda yang Anda kembalikan dengan sedikit bunga dalam beberapa kasus. Leverage merupakan alat perdagangan yang kuat yang dapat memperkuat pengembalian modal Anda, tetapi jika disalahgunakan, itu dapat memperbesar kerugian Anda.

  5. Alat manajemen risiko populer yang tersedia untuk trader adalah limit order dan stop loss (penghentian kerugian). Limit order adalah jenis order yang dapat digunakan untuk membeli atau menjual sekuritas pada harga yang diinginkan dan bukan pada harga pasar. Stop loss mirip dengan limit order yang mengeksekusi order jual saat sekuritas mencapai harga target Anda. Alat manajemen risiko ini digunakan untuk mengurangi risiko kehilangan modal.

  6. Analisis fundamental digunakan untuk menentukan nilai intrinsik sekuritas dengan memeriksa faktor-faktor seperti strategi keuangan dan manajemen perusahaan. Analisis teknis melibatkan pemeriksaan tren keamanan yang mendasarinya dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti harga dan volume perdagangan. Beberapa investor mencoba berargumen bahwa satu jenis analisis lebih baik daripada yang lain: padahal sebenarnya, keduanya berjalan bersama. Analisis fundamental memberi tahu Anda apa yang harus diinvestasikan, dan analisis teknis memberi tahu Anda kapan harus berinvestasi.