HomeNewsRekap pasar hari Kamis: Berikut saham teratas yang jadi berita utama

Rekap pasar hari Kamis: Berikut saham teratas yang jadi berita utama

Ruchi Gupta

  • Xerox dan Oracle menandatangani perjanjian tahun jamak untuk infrastruktur komputasi awan dan perangkat lunak
  • IronNet dan Adobe mengalami penurunan pada periliisan kinerja penghasilan kuartal
  • Regeneron kembangkan koktail antibodi COVID-19 baru untuk varian Delta dan Omicron dari SARS-CoV-2

Xerox dan Oracle menandatangani perjanjian untuk layanan komputasi awan

Xerox Holdings (NASDAQ: XRX) telah menandatangani perjanjian tahun jamak dengan Oracle Corp (NYSE: ORCL) , di mana inkubator bisnis Xerox akan mengakses infrastruktur komputasi awan dan perangkat lunak. Perusahaan akan menggunakan langkah tersebut untuk mempercepat pendirian perusahaan baru mulai dari perusahaan rintisan, usaha patungan, anak perusahaan, serta bisnis di luar produk unggulan dan mesin fotokopi Xerox. Selain itu, seiring dengan perusahaan yang beralih ke kerja jarak jauh karena pandemi COVID-19, Xerox mengubah strateginya untuk menciptakan usaha internal baru yang menyediakan berbagai layanan produk iklan dengan fokus pada teknologi berkelanjutan.

IronNet membukukan pendapatan sebesar $6,9 juta pada Q2 2022

Saham IronNet Inc. (NYSE: IRNT) anjlok 25% setelah penyedia layanan yang mengubah dunia keamanan siber melalui Collective Defense tersebut melaporkan kinerja keuangan Q2 2022-nya. Perusahaan melaporkan pendapatan sebesar $6,9 juta, sekitar $100.000 lebih rendah dari yang dilaporkan perusahaan tahun lalu. Namun, pendapatan pelanggan layanan komputasi awan perusahaan tumbuh menjadi $3,8 juta, meningkat sekitar $2,2 juta dari tahun lalu. Selama kuartal tersebut, perusahaan melaporkan margin laba yang lebih rendah dibandingkan dengan Q2 2021. Perusahaan memperkirakan pendapatan setahun penuh sebesar $26 juta untuk kurun waktu setahun.

Regeneron kembangkan koktail COVID-19 melawan Delta dan Omicron

Saham Regeneron Pharmaceutical Inc. (NASDAQ: REGN) turun 2% setelah perusahaan bioteknologi tersebut menyatakan bahwa potensi koktail COVID-19-nya gagal melawan Omicron SARS-CoV-2. CEO perusahaan, Leonard Schleifer, mengatakan kepada "Squawk Box" CNBC bahwa koktail baru menjanjikan yang dapat efektif melawan varian Omicron dan Delta sedang dalam pengembangan. Schleifer mengatakan bahwa perusahaan telah menguji berbagai antibodi terhadap varian Delta dan Omicron. Regeneron memperkirakan uji coba pada manusia untuk koktail COVID-19 generasi barunya pada Q1 2022.

Adobe turun karena perkiraan Q1 2022 yang lebih lemah dari yang diantisipasi.

Saham Adobe Inc. (NASDAQ: ADBE) turun 10% pada Kamis pagi setelah mengumumkan kinerja keuangan Q4 2021 dengan pertumbuhan pendapatan YoY sebesar 20% menjadi $4,11 miliar, melampaui ekspektasi sebesar $20 juta. Laba bersih sebesar $1,23 miliar atau $2,57 per saham dibandingkan dengan $2,25 miliar atau $4,45 per saham tahun lalu. Perusahaan menyebutkan dampak pajak atas penurunan laba bersih. Yang mengejutkan, perkiraan fiskal Q1 2022 yang lebih lemah dari yang diantisipasi memicu penurunan harga saham tersebut. Perusahaan memperkirakan EPS yang disesuaikan sebesar $3,35 dengan pendapatan sebesar $4,23 miliar.