HomeNewsApakah Aman Membeli Nasdaq 100 Setelah Turun 1.000 Poin Bulan Ini?

Apakah Aman Membeli Nasdaq 100 Setelah Turun 1.000 Poin Bulan Ini?

Mircea Vasiu

Sektor teknologi berada di wilayah koreksi, sebagaimana tercermin dari indeks Nasdaq 100. Apakah aman untuk membelinya sekarang setelah turun 1.000 poin di bulan April?

Setelah pulih dari posisi terendah 2022, sektor teknologi turun lagi di bulan April. Indeks Nasdaq 100 adalah representatif dari sektor tersebut, di mana Nasdaq 100 turun dari 15.200 menjadi 14.000 saat ini, terutama karena penghasilan yang buruk.

Salah satu perusahaan yang melaporkan penghasilan buruk minggu ini adalah Netflix. Netflix kehilangan pelanggan untuk pertama kalinya dalam satu dekade, sehingga menakuti investor. Akibatnya, harga sahamnya turun lebih dari -30% dalam satu sesi perdagangan saja.

Bagaimanapun, tekanan pada Nasdaq 100 meningkat, karena telah terkoreksi dari harga tertinggi 2021 lebih dari indeks AS lainnya. Apakah ini waktunya untuk membeli harga penurunan?

Kemungkinan pola head and shoulders terbalik mendukung kasus bullish

Dari perspektif teknis, pasar tampak membentuk pola head and shoulders terbalik. Penurunan bulan ini telah mencapai area di mana konsolidasi mungkin dimulai sebagai bahu (shoulder) kanan dari pola itu.

Jika demikian halnya, indeks Nasdaq 100 akan memantul dan bergerak menuju garis leher, yang terlihat di 15.200 poin. Penembusan di atas akan menjadi lebih bullish karena menyiratkan bahwa tingkat minat trader berikutnya merupakan pergerakan terukur, yang terlihat di atas 17.200 poin.

Pengetatan berlebihan Fed mungkin merugikan saham

Penurunan di bawah double bottom di area 13.200 akan membatalkan pola head and shoulders terbalik. Tetapi apa yang bisa menyebabkan penurunan seperti itu?

Salah satu penyebabnya mungkin pengetatan Fed yang berlebihan. Federal Reserve sedang memerangi inflasi tertinggi dalam empat dekade terakhir, dan memperingatkan pasar bahwa mereka akan menaikkan suku bunga lebih cepat, bahkan dengan mengorbankan perlambatan ekonomi.

Tidak seperti di bagian lain dunia, di mana harga energi yang tinggi sebagian besar mendorong inflasi, The Fed berurusan dengan kenaikan dasar yang luas dalam harga barang dan jasa. Bagi banyak pelaku pasar, The Fed sudah berada di belakang kurva, sehingga perlu bertindak sesegera mungkin.

Mereka melakukan hal tersebut pada pertemuan sebelumnya tetapi hanya menghasilkan kenaikan suku bunga seperempat basis poin. Dengan demikian, pasar mengharapkan lebih banyak dari Fed, seperti kenaikan suku bunga 50bp pada pertemuan berikutnya.

Kenaikan seperti itu akan merugikan saham kecuali jika sudah diperhitungkan. Oleh karena itu, kunci kinerja masa depan Nasdaq 100 terletak pada berapa perhitungan kenaikan suku bunga di masa depan.