HomeNews3 Saham Kebutuhan Non-Pokok Konsumen untuk Dibeli di Bulan April

3 Saham Kebutuhan Non-Pokok Konsumen untuk Dibeli di Bulan April

Mircea Vasiu

Saham kebutuhan non-pokok konsumen cenderung unggul pada waktu perekonomian tumbuh dengan kuat. Jadi apa saja saham kebutuhan non-pokok konsumen yang perlu Anda beli di bulan April?

Dalam konferensi pers terakhir setelah perilisan FOMC Statement, Pimpinan The Fed, Jerome Powell, menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi AS diperkirakan akan melebihi potensinya pada tahun 2022. Saham kebutuhan non-pokok konsumen cenderung menguat ketika ekonomi berkembang.

Jadi, jika tingkat pertumbuhan ekonomi AS begitu tinggi, saham kebutuhan non-pokok kosumen apa yang paling baik untuk dibeli di bulan April? Berikut adalah tiga nama yang perlu dipertimbangkan: Amazon, Home Depot, dan Nike.

Amazon

Amazon (NASDAQ:AMZN) adalah salah satu perusahaan paling terkenal di dunia, dan tidak membayar dividen. Harga saham raksasa ritel online itu naik lebih dari 1.500% dalam sepuluh tahun terakhir.

Selama pandemi COVID-19, Amazon adalah salah satu dari sedikit perusahaan yang terus berkembang, menciptakan lapangan kerja baru, dan mendapat manfaat dari perubahan perilaku konsumen. Ternyata, orang-orang dari seluruh dunia menggunakan layanan online untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari dan lebih karena lockdown yang disebabkan oleh pandemi.

Bagi banyak orang, Amazon adalah perusahaan yang mahal. Sahamnya tidak banyak bergerak di tahun lalu, naik sekitar 10%, tetapi tidak ada yang mengesankan.

Namun demikian, harganya melayang mendekati harga tertinggi sepanjang masa, dan SEMUA analis memberikan rekomendasi beli untuk harga saham Amazon. Dari 100 analis, 100 telah memberikan rekomendasi beli.

Home Depot

Home Depot (NYSE:HD) adalah retailer perbaikan rumah yang mempekerjakan hampir setengah juta orang. Berbasis di Atlanta, Georgia, perusahaan membayar dividen setiap triwulan dengan rasio pembayaran 44,14% dan imbal hasil dividen berikutnya diperkirakan sebesar 2,39%.

Nike

Nike (NYSE:NKE) adalah perusahaan lain yang mengalami lonjakan harga saham selama pandemi COVID-19. Sementara dari level tertingginya, yang dicapai pada akhir tahun 2022, saham Nike terus memberikan penghargaan kepada pemegang sahamnya dengan membayar dividen setiap triwulan.

Nike telah meningkatkan dividen tahunannya dalam dua puluh tahun terakhir berturut-turut. Margin laba kotornya melebihi median sektor sebesar 28,88%.