HomeSony

Cara Beli Saham Sony pada tahun 2021

Sony logo
Sony (SNE)
...
Perubahan 24 jam
...
exchange
...

Sony Group Corporation, atau pendeknya Sony, merupakan satu dari merek paling populer di dunia. Menjadi salah satu konglomerat Jepang yang ikonis, Sony saat ini terkenal akan konsol permainan PlayStation dan kamera video profesionalnya.

Selain memproduksi dan menjual perlengkapan dan instrumen, Sony juga memproduksi, mendistribusikan, dan menjual berbagai produk video and suara, film animasi, konsol permainan portabel, perangkat periferal, semikonduktor, dan banyak lagi.

Panduan ini menginformasikan kepada Anda bagaimana dan mengapa perlu membeli saham Sony berdasarkan penilaian atas faktor-faktor fundamental perusahaan.

Cara Membeli SNE Saham dalam 5 Langkah Mudah

  1. 1
    Kunjungi eToro melalui tautan di bawah ini dan daftar dengan mengisi detail Anda pada kolom yang diperlukan.
  2. 2
    Isi semua data pribadi Anda dan isi kuesioner dasar untuk tujuan informasi.
  3. 3
    Klik 'Deposit', pilih metode pembayaran favorit Anda dan ikuti instruksi untuk mendanai akun Anda.
  4. 4
    Cari saham favorit Anda dan cek statistiknya. Setelah Anda siap untuk berinvestasi, klik 'Trade'.
  5. 5
    Masukkan jumlah yang ingin Anda investasikan dan konfigurasikan perdagangan Anda untuk membeli saham.

Semua Hal Yang Perlu Anda ketahui Tentang Sony

Mari kita mulai dengan melihat sejarah Sony, sumber pendapatannya, bagaimana kinerja harga sahamnya, dan strategi bisnis apa yang dipakai.

Sejarah Sony

Didirikan pada 1946, saat ini Sony mempekerjakan lebih dari 111.000 orang di seluruh dunia. Kantor pusatnya berlokasi di Tokyo, Jepang dan ia menjadi salah satu perusahaan paling simbolis yang aktif di sektor diskresioner konsumen, dengan berfokus pada elektronik konsumen.

Perusahaan ini dikenal luas atas penemuan Walkman yang terkenal dan begitu populer di kalangan remaja di akhir 90-an. Sekarang ini, perusahaan menjalankan bisnis yang didiversifikasi dalam berbagai industri, seperti perlengkapan elektronik, musik, dan aplikasi telepon seluler. 

Baru-baru ini, Sony mengganti namanya menjadi Sony Group Corporation, untuk lebih merefleksikan kehadirannya secara global.

Apa Strategi Sony?

Sony merupakan satu dari perusahaan terkemuka di sektor diskresioner konsumen dan dengan demikian, tunduk pada siklus bisnis. Karena kehadiran globalnya, Sony memiliki sebuah keunggulan yang kompetitif dengan aktifnya perusahaan ini di berbagai pasar sehingga ia mendapatkan keuntungan dari siklus bisnisnya yang berada dalam fase-fase yang berbeda di berbagai belahan dunia.

Sebagai contoh, ekonomi berkembang mungkin berada di puncak siklus bisnis sementara fase ekspansi baru dimulai di ekonomi perbatasan. Sony dapat menyesuaikan strateginya secara lokal, tetapi tetap beraksi di dalam perspektif global.

Bagaimana Sony Menghasilkan Uang?

Sony mendapatkan penghasilannya dari delapan sumber yang berbeda: layanan permainan dan jaringan, musik, gambar, produk dan solusi elektronik, solusi pencitraan dan pengindraan, layanan keuangan, semua yang lain, serta layanan dan eliminasi.

Dari semua segmen tersebut, segmen layanan permainan dan jaringan memberikan kontribusi terbesar bagi pendapatan tahunan, dan ia terus bertumbuh. Pandemi berdampak positif pada industri permainan karena orang-orang di seluruh dunia dipaksa untuk menghabiskan lebih banyak waktu di dalam ruangan.

Segmen musik dan gambar berkontribusi sekitar 20% dari pendapatan total, sedikit lebih besar daripada pendapatan divisi layanan keuangan. Sekilas tentang laporan laba rugi perusahaan memperlihatkan portofolio aliran pendapatan yang seimbang, dengan setiap bidang bisnis berkontribusi paling rendah 10% untuk pendapatan total (kecuali untuk divisi "semua yang lain" dan "korporat dan eliminasi").

Bagaimana Kinerja Sony dalam Beberapa Tahun Terakhir?

Sony didaftarkan di beberapa bursa saham di seluruh dunia, termasuk di bursa saham New York dalam bentuk American Depositary Receipts (ADR). Akses ke modal Amerika menjadi kunci bagi setiap korporasi global.

Harga saham Sony nyaris tidak terpengaruh oleh pandemi–ia mengalami bouncing ‘memantul’ dengan kuat dari kehancuran pasar saham 2020, memuncak di level $120 pada Februari dan lagi pada April 2020. Saham mendapatkan keuntungan dari tren bullish yang terdiri dari serangkaian high yang lebih tinggi dan low yang lebih tinggi, serta para investor yang terus memacu tren (buying on the dips ‘memborong saat harga saham turun’) sampai berakhir.

Analisis Fundamental Sony

Ada dua jenis analisis saham: teknis dan fundamental. Sementara analisis teknis melibatkan penafsiran data harga historis untuk memperkirakan nilai-nilai ke depannya, analisis fundamental menafsirkan kinerja keuangan pokok perusahaan untuk mendapatkan nilai intrinsik saham.

Jika nilai intrinsik yang telah dihitung lebih tinggi daripada nilai pasar saat ini, artinya saham perusahaan dinilai undervalued ‘terlalu murah’ sehingga investor akan berniat membeli saham (atau “go long”).

Jika nilai intrinsik yang telah dihitung lebih rendah daripada nilai pasar saat ini, saham perusahaan dinilai overvalued ‘terlalu mahal’ sehingga investor akan menjual sahamnya, menunggu harga turun untuk membeli kembali saham atau bahkan melakukan “sell short” (jika diperbolehkan oleh pialang).

Sekarang mari kita lihat pendapatan, earnings-per-share ‘laba per saham’ (EPS), rasio price/earnings  ‘harga/laba’ (P/E), imbal hasil dividen, dan arus kas Sony. Hal-hal tersebut akan menjadi analisis fundamental kita.

Pendapatan Sony

Pendapatan, yaitu nilai total dari penjualan perusahaan atas barang dan layanan dalam suatu periode waktu, merupakan baris pertama di dalam laporan laba rugi.

Di akhir 2021, Sony melaporkan hasil lengkap untuk tahun fiskal 2020. Pendapatannya meningkat 9% dibandingkan tahun sebelumnya dan pendapatan bersih yang dapat diatribusikan kepada para pemegang saham Sony Group Corporation lebih dari dua kali lipat.

Laba per Saham Sony

Earnings-per-share ‘laba per saham’ (EPS) merupakan metrik yang paling penting untuk mengevaluasi nilai intrinsik perusahaan. Ia dihitung dalam bentuk “dasar” dan “dilusian”, serta ia mengilustrasikan kinerja keuangan per saham.

Rasio EPS dasar mengurangi dividen preferen dari pendapatan bersih (pendapatan bersih dalam laporan laba rugi) dan hasilnya dibagi dengan angka rata-rata tertimbang dari outstanding share. Outstanding share adalah jumlah saham yang tersedia untuk perdagangan dan jumlahnya dapat berubah selama setahun tergantung pada kebijakan manajemen.

Contohnya, jika manajemen merasa bahwa harga pasar tidak merefleksikan nilai intrinsik perusahaan, ia dapat memutuskan untuk membeli kembali beberapa outstanding share-nya sehingga memengaruhi rasio EPS karena tersedia lebih sedikit saham untuk diperdagangkan.

EPS Sony sebagian besar positif dalam beberapa tahun terakhir.

Rasio P/E Sony

Rasio price/earnings ‘harga/laba’ (P/E) persis seperti namanya, ia dihitung dengan membagi harga saham saat ini dengan EPS.

Saat artikel ini ditulis, harga saham Sony berada di $98. Jika kita menggunakan EPS terbaru yaitu $2,88, kita sampai pada P/E di 34,02. Ini artinya bahwa para investor bersedia membayar $34,02 untuk setiap $1 dari keuntungan perusahaan.

Meskipun P/E yang kami hitung mungkin terlihat tidak masuk akal untuk banyak investor, kita harus ingat bahwa investor memiliki perilaku berwawasan ke depan. Dasar dari penilaian harga saham perusahaan diambil dari menafsirkan nilai saat ini dari arus kas di masa depan secara tepat, lalu nilai saat ini dari arus kas di masa depan tercermin dalam harga pasar.

Imbal Hasil Dividen Sony

Imbal hasil dividen merupakan ukuran lain yang digunakan oleh para investor untuk memutuskan apakah layak atau tidak untuk berinvestasi di suatu perusahaan. Perusahaan-perusahaan yang membayar dividen disukai oleh banyak investor karena pendapatan ekstra yang didapatkan dari dividen dapat diinvestasikan ulang dengan membeli lagi saham-saham perusahaan. Karena itu, dalam jangka panjang, pengembalian total meningkat dengan signifikan.

Tidak semua perusahaan memilih untuk membayar kepada para pemegang sahamnya dengan pembagian keuntungan tahunan berupa dividen, tetapi Sony memiliki sejarah panjang dengan selalu membayar dividen. 

Dividen terbaru Sony (saat artikel ditulis) adalah $0,27/saham dan imbal hasil dividen rata-rata untuk empat tahun terakhir adalah 0,53%. Imbal hasil ini dihitung dengan membagi dividen per saham dengan harga pasar per saham dan semakin tinggi imbal hasil, semakin menarik suatu perusahaan bagi para investor.

Arus Kas Sony

Arus kas menunjukkan posisi likuiditas suatu perusahaan.

Tujuannya adalah mencari suatu kesimbangan antara kas untuk menjalankan operasional harian dan kas untuk diinvestasikan dalam sekuritas jangka pendek dan jangka panjang. Menyimpan semua dana tunai di satu akun bank tidaklah selalu menguntungkan sehingga departemen keuangan di banyak korporasi besar memilih untuk menginvestasikan dana ekstra mereka di sekuritas yang dapat diperdagangkan dalam jangka pendek yang cukup likuid untuk dianggap setara dengan dana tunai.

Sony memiliki posisi dana yang kuat, dengan posisi arus kas yang bebas untuk konsolidasi bisnis (kecuali sektor layanan keuangan) meningkat dari 399,8 miliar yen di FY19 ke 541 miliar yen di FY20.

Mengapa Membeli Saham Sony?

Meskipun beberapa metrik keuangan fundamental mungkin menunjukkan bahwa harga saham Sony mahal, berikut ini merupakan beberapa alasan mengapa Anda mungkin dapat tertarik untuk membeli saham Sony:

  • Sony merupakan sebuah korporasi global dan merek yang terpercaya;
  • industri permainan memiliki tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) yang kuat untuk beberapa tahun ke depan;
  • Sony menyediakan eksposur ke dunia korporat Jepang; dan
  • berbagai keuntungan diversifikasi global dari fluktuasi siklus bisnis.

Tip Ahli dalam Membeli Saham Sony

Pandemi COVID-19 yang sebelum ini belum pernah terjadi mengakibatkan resesi ekonomi di semua bagian dunia di waktu yang bersamaan, tetapi Sony bernasib baik karena divisi permainannya. Inilah divisi yang harus diperhatikan ketika ekonomi keluar dari lockdown ‘karantina kewilayahan’.
- Nathan Merry
Beli Saham Sony Hari ini!

5 Hal untuk Dipertimbangkan Sebelum Anda Membeli Saham Sony

Melakukan investasi saham perusahaan haruslah melalui pertimbangan dan riset yang cukup. Sebelum berinvestasi saham Sony, ada setidaknya lima hal yang harus dipertimbangkan.

1. Memahami Perusahaan

Suatu pemahaman yang menyeluruh atas bisnis perusahaan merupakan hal yang wajib. Telusuri tren-tren jangka panjang dan jangka pendek dari industri-industri di mana perusahaan memperoleh pendapatan terbesarnya, yang banyak dan beragam di Sony.

2. Memahami Dasar-Dasar Berinvestasi

Berinvestasi berarti memanfaatkan sumber-sumber keuangan untuk menghasilkan dengan membangun satu portofolio dari berbagai aset. Manajemen portofolio merupakan suatu bidang yang kompleks dan akan selalu ada risiko-risiko. Beberapa risiko dapat didiversifikasi dengan menambahkan aset-aset yang tidak berkorelasi pada portofolio. Beberapa risiko dapat dikelola menggunakan jenis pending order ‘order tertahan’ pialang, seperti menghentikan order untuk membatasi kerugian atau mengunci keuntungan.

3. Memilih Pialang dengan Cermat

Satu langkah penting dalam proses berinvestasi adalah memilih pialang. Beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti peraturan, komisi dan biaya, pasar untuk berdagang, platform perdagangan, dan penelitian yang tersedia. Pialang terbaik mungkin bukan yang menawarkan biaya terendah karena faktor-faktor lain juga memengaruhi keputusan seorang investor untuk memilih pialang. Anggap pialang sebagai mitra perdagangan dalam perjalanan investasi Anda.

4. Memutuskan Seberapa Banyak Anda Ingin Berinvestasi

Langkah pertama dari perjalanan investasi adalah mendanai akun perdagangan Anda hanya dengan dana berlebih yang tidak Anda butuhkan untuk sementara waktu. Sesudah mendanai akun, Anda perlu memutuskan bagaimana memisahkan dana-dana ke beberapa aset/pasar yang berbeda–untuk memperoleh diversifikasi keuntungan dan menyebarkan risiko seefisien mungkin. Beberapa trader ‘pedagang saham’ menginvestasikan persentase tertentu dari akun mereka di posisi baru, beberapa lebih suka untuk menambahkannya hanya ke posisi “menang”, dan beberapa menggunakan teknik dollar-cost-averaging (strategi investasi rutin). Sebagai aturan praktis, jangan pernah menginvestasikan uang yang tidak dapat Anda tanggung kehilangannya karena tidak semua risiko dapat didiversifikasi.

5. Menentukan Tujuan Investasi Anda

Suatu tujuan yang tepat mempertimbangkan baik horizon waktu untuk suatu investasi maupun kinerja keuangan. Beberapa investor berinvestasi untuk memperoleh pendapatan dividen rutin dan karena mereka menyukai bisnis dan keyakinan suatu perusahaan. Beberapa investor digerakkan semata-mata oleh kinerja keuangan. Beberapa investor lain berinvestasi hanya untuk memiliki “usaha” kecil yang menjaga nilai aslinya dan bertindak sebagai suatu penyimpan nilai terhadap inflasi.

Esensi Membeli Saham Sony

Sony merupakan sebuah perusahaan dengan nama merek yang hebat, dengan aktivitas beragam di industri-industri yang berkembang. Dengan memiliki saham Sony, para investor memperoleh eksposur ke suatu korporasi global yang tidak hanya bergantung pada satu pasar tertentu.

Jika Anda siap untuk berinvestasi: temukan pialang yang tepat, danai akun Anda, dan lakukan perdagangan.

Jika Anda belum siap: pelajari analisis keuangan dan teknis untuk mendapatkan perkiraan nilai saham Sony.

Paling Sering Ditanyakan

  1. Meskipun rasio P/E 34,02 mungkin terlihat tinggi, beberapa perusahaan bahkan berdagang di tingkat yang berkali lipat lebih tinggi. Para investor sebaiknya membandingkan P/E Sony dengan para kompetitornya dan dengan median untuk sektor tersebut. P/E juga hanya merupakan satu ukuran fundamental dari banyak ukuran fundamental lainnya.

  2. Perusahaan apa pun dapat bangkrut dan meskipun Sony mungkin masih jauh dari ambang kebangkrutan daripada beberapa perusahaan lain, bukanlah ide yang buruk untuk mendiversifikasikan investasi Anda ke berbagai saham yang berbeda di sektor yang berlainan.

  3. Diversifikasi tidak dapat melindungi suatu portofolio dari risiko sistemis yang luas, seperti pademi COVID-19 yang telah menyebabkan semua pasar anjlok di waktu yang bersamaan. Pertimbangkan untuk berinvestasi di aset-aset yang tidak berkorelasi, yang dapat berupa komoditas, seperti emas.

  4. Analisis teknis menggunakan data harga historis untuk memprediksi pergerakan pasar di masa depan dan ia lebih sesuai untuk perdagangan jangka pendek daripada investasi jangka panjang. Beberapa investor menggunakan analisis teknis untuk menginterpretasikan pola-pola kelanjutan di pasar yang sedang naik daun dan untuk mengatur waktu pembelian tambahan mereka. Namun, analisis fundamental menjadi metode yang lebih disukai untuk berinvestasi di bursa saham.

  5. Yang menjadi sapi perah kegiatan Sony adalah divisi permainan. Karena adanya pembatasan yang diakibatkan oleh pandemi COVID-19, orang-orang lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan, jadi saham Sony berhasil layaknya sektor teknologi lain: di awal anjlok lalu memantul naik dengan kuat.

  6. Kemungkinan besar begitu. Sony memiliki sejarah pembayaran dividen yang panjang sejak 1980-an dan tidak pernah berhenti membayar dividen selama masa pandemi. Pantaslah untuk mengasumsikan bahwa manajemen akan menghargai kepercayaan para pemegang saham dengan mempertahankan kebijakan pembayaran dividennya.