HomeNewsSorotan Pasar: Alasan Mengapa 5 Saham Ini Trending di Hari Rabu

Sorotan Pasar: Alasan Mengapa 5 Saham Ini Trending di Hari Rabu

Ruchi Gupta

  • Naiknya harga minyak bisa memperburuk inflasi, kata Andy Lipow
  • Amazon mengumumkan stock split dan buyback saham
  • Crowdstrike dan Deutsche Post AG mengumumkan kierja kuartal

Kenaikan harga minyak bisa mengakibatkan resesi

Minyak mentah WTI turun hampir 10% dari harga tertinggi baru-baru ini menyusul deklarasi Badan Energi Internasional bahwa mereka akan memasok tambahan minyak ke pasar untuk memenuhi lonjakan harga minyak yang didorong oleh Rusia. Menariknya, minyak mentah AS masih naik 60% YTD.

Pakar sektor tersebut, Andy Lipow memperkirakan bahwa harga bisa naik lagi $20 sampai $30 per barel. Lipow menunjukkan bahwa jika tingkat harga minyak tetap tinggi, hal tersebut dapat mendorong dunia ke dalam resesi.

Amazon mengumumkan stock split 20:1

Saham Amazon.com Inc. (NASDAQ: AMZN) naik 10% setelah jam kerja di sesi sebelumnya setelah membuat dua pengumuman besar. Pertama, raksasa teknologi itu mengumumkan pemecahan saham 20:1  yang dimaksudkan untuk menurunkan harga saham dan meningkatkan likuiditas.

Selain itu, perusahaan mengungkapkan bahwa dewan direksi telah menyetujui program pembelian kembali saham atau buyback senilai $10 miliar. Pengumuman itu datang hampir sebulan setelah perusahaan melaporkan tingkat pertumbuhan paling lambat di Q4 selama dua dekade.

Crowdstrike melampaui perkiraan penghasilan Q4 2021

Saham Crowdstrike Holdings Inc. (NASDAQ: CRWD ) naik 15% dalam sesi perdagangan lanjutan setelah melampaui perkiraan Q4 tahun fiskal 2021. Perusahaan juga memberikan perkiraan optimis ke depannya. Perusahaan kehilangan $42 juta atau $0,18 per saham atas pendapatan $431 juta pada kuartal keempat. Analis telah memproyeksikan kerugian per saham sebesar $0,2 dan pendapatan sebesar $411 juta.

Untuk kuartal saat ini, perusahaan keamanan siber tersebut memperkirakan EPS $0,22 hingga $0,24 dan pendapatan antara $458,9 juta dan $465,4 juta.

Shell meminta maaf atas pembelian minyak mentah Rusia

Shell telah meminta maaf setelah membeli batch minyak Rusia yang didiskon meskipun ada sanksi Barat terhadap Rusia karena invasinya ke negara berdaulat. Perusahaan telah memperoleh 100.000 metrik ton minyak mentah dengan diskon dari Rusia. Menyusul kritik dari menteri luar negeri Ukraina, Dmytro Kuleba, perusahaan mengatakan bahwa hasil dari penjualan minyak akan disumbangkan untuk amal.

Perusahaan minyak tersebut telah meninggalkan kerjasama dengan Gazprom dan organisasi terkait.

Deutsche Post mengumumkan program pembelian kembali saham senilai $2 miliar

Saham Deutsche Post AG naik 10% setelah perusahaan kurir mengumumkan pertumbuhan tahunan laba bersih Q4 dan mengungkapkan program pembelian kembali saham baru atau disebut buyback. Laba bersih sebelumnya sebesar $1,61 miliar, meningkat 22% menjadi €23,38 miliar. Perusahaan mengusulkan dividen €1,8 per saham dan menyetujui program pembelian kembali saham senilai €2 miliar.