HomeMicrosoft

Cara Membeli Saham Microsoft di Tahun 2021

Microsoft  logo
Microsoft (MSFT)
...
Perubahan 24 jam
...
exchange
...

Microsoft mulai meraih ketenarannya pada tahun 1970-an akhir dan awal 1980-an sebagai perangkat lunak standar untuk PC. Kepopuleran ini memberi lonjakan pertama yang kemudian dimanfaatkan dengan baik oleh Microsoft. Biaya lisensi yang sangat besar dan taktik monopoli sebelumnya yang diterapkan oleh Microsoft Office telah mendorong perusahaan ini ke posisi yang sangat tinggi.

Meskipun Microsoft mungkin bukan raksasa teknologi yang luar biasa seperti dulu, namun perusahaan ini masih jauh dari kata usang dan terus relevan hingga kini. Microsoft telah mendapatkan pujian atas keberhasilannya untuk beralih dari komputasi desktop ke jalur pertumbuhan teknologi yang baru dan menarik seperti cloud computing, aplikasi kerja jarak jauh, dan video game.

Panduan kali ini akan menyoroti alasan mengapa Anda perlu mempertimbangkan untuk membeli saham Microsoft. Tentu dengan memperhitungkan faktor fundamental dan analisis teknis yang mendasari mengapa saham ini sebagai aset layak beli.

Cara Membeli MSFT Saham dalam 5 Langkah Mudah

  1. 1
    Kunjungi eToro melalui tautan di bawah ini dan daftar dengan mengisi detail Anda pada kolom yang diperlukan.
  2. 2
    Isi semua data pribadi Anda dan isi kuesioner dasar untuk tujuan informasi.
  3. 3
    Klik 'Deposit', pilih metode pembayaran favorit Anda dan ikuti instruksi untuk mendanai akun Anda.
  4. 4
    Cari saham favorit Anda dan cek statistiknya. Setelah Anda siap untuk berinvestasi, klik 'Trade'.
  5. 5
    Masukkan jumlah yang ingin Anda investasikan dan konfigurasikan perdagangan Anda untuk membeli saham.

Semua yang Perlu Anda Ketahui Tentang Microsoft

Pada artikel ini, kita akan menelusuri dari bawah hingga ke permukaan. Mengenal Microsoft sebagai suatu perusahaan, menjelajahi sejarahnya, strateginya, bagaimana ia menghasilkan uang, dan bagaimana kinerjanya dalam beberapa tahun terakhir.

Sejarah Microsoft

Pada bulan Januari 1975, ahli komputer bernama Paul Allen membaca sebuah artikel di majalah Popular Electronics tentang komputer mikro Altair 8800. Lalu, ia menunjukkan artikel itu pada Bill Gates, teman masa kecilnya yang juga sesama pecandu teknologi komputer. Sebelumnya, kedua sahabat itu telah menulis program komputer hingga rela membolos sekolah menengah atas untuk bekerja di ruang komputer sekolah mereka.

Gates adalah seorang mahasiswa pra-hukum di Universitas Harvard. Kendati demikian, Gates mendapat tekanan dari Allen untuk meninggalkan Harvard agar mereka dapat bekerja sama secara penuh dalam proyek mereka. Setelah membaca artikel tersebut, Gates menelepon MITS, pembuat Altair, guna menawarkan jasa mereka dalam penulisan versi baru bahasa pemrograman BASIC untuk Altair.

Delapan minggu kemudian, Allen dan Gates mendemonstrasikan program mereka di MITS, yang kemudian setuju untuk mendistribusikan dan memasarkan produk mereka dengan nama Altair BASIC. Kesepakatan itu menginspirasi Gates dan Allen untuk membentuk perusahaan perangkat lunak mereka sendiri bernama Microsoft. Kata Microsoft dicetuskan oleh Allen, dari kata mikrokomputer (microcomputer) dan perangkat lunak (software).

Berkat Microsoft Windows (produk terlarisnya hingga saat ini), Microsoft merebut lebih dari 90% pangsa pasar komputer pribadi di dunia pada tahun 1990-an. Microsoft telah memanfaatkan kesuksesannya, berekspansi ke area lain seperti layanan komputasi awan, perangkat lunak server, layanan internet, permainan video, perangkat keras serta aksesori PC.

Apa Strategi Microsoft?

Strategi bisnis Microsoft adalah membangun portofolio produk yang luas di empat bidang utama yaitu cloud computing, komputasi pribadi, layanan kantor, dan produktivitas/bisnis. Perusahaan ini juga melakukan merger dan akuisisi untuk meningkatkan kapabilitas, jangkauan produk, dan penawaran nilai bisnis. Beberapa akuisisi penting Microsoft adalah bersama LinkedIn, Skype, dan Nokia. Akuisisi apa pun yang dilakukan oleh Microsoft, dan produk baru apa pun yang mereka luncurkan, pastinya memiliki visi akan masa depan.

Strategi bisnis Microsoft sangat menekankan pada segmen bisnis cloud. Perusahaan ini berfokus untuk mengembangkan layanan komputasi awan setelah kehilangan peluang yang dihadirkan oleh teknologi baru seperti konferensi video dan panggilan internet. Dengan mengikuti tren komputasi awan yang tengah berkembang, bisnis cloud mereka yaitu Azure Microsoft berhasil menginovasi kembali perusahaan tersebut dan telah meningkatkan pendapatannya secara signifikan. Bergantung pada produk atau pasar, Microsoft juga memanfaatkan model produk berbiaya rendah untuk meningkatkan penetrasi pasar. Misalnya, Microsoft Teams ditawarkan sebagai paket pada Office Suite, untuk merangsang permintaan dan mendapatkan lebih banyak pangsa pasar dari pesaing mereka seperti Slack dan Zoom.

Bagaimana Cara Microsoft Menghasilkan Uang?     

Microsoft menghasilkan uang dari penjualan perangkat komputasi, sistem dan layanan cloud, software, serta produk lainnya kepada konsumen dan bisnis. Perusahaan ini memecah pendapatannya menjadi tiga segmen utama yaitu Intelligence Cloud, Productivity and Business Process, dan More Personal Computing.

Pada tahun keuangan 2020, Microsoft Corporation melaporkan pendapatan bersih mereka lebih dari 44,28 miliar dolar dari total keseluruhan 143,02 miliar dolar. Penyumbang laba terbesar dengan pertumbuhan paling cepat berasal dari Segmen Intelligent Cloud. Segmen ini terdiri dari semua produk server publik, pribadi, dan hybrid Microsoft serta layanan cloud untuk bisnis. Ini termasuk Microsoft Azure, Windows Server, GitHub, Enterprise Services, dan banyak lagi. Segmen ini menghasilkan pendapatan sebesar 48,3 miliar dolar pada tahun 2020 dari melayani klien terkenal seperti eBay, Boeing, Samsung, dan BMW.

Segmen Productivity and Business Process Microsoft mencakup portofolio produk yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas perusahaan, komunikasi, dan layanan informasi. Salah satu produk utamanya adalah rangkaian perangkat lunak Microsoft Office. Segmen ini menghasilkan pendapatan 46,4 miliar dolar pada tahun fiskal 2020.

Sedangkan Segmen More Personal Computing terdiri dari produk dan layanan yang ditujukan untuk menempatkan pelanggan sebagai pusat pengalaman. Ini termasuk sistem operasi Windows, perangkat Surface, dan produk game. Segmen ini menghasilkan 48,24 miliar dolar pada tahun fiskal 2020. 

Bagaimana Kinerja Microsoft dalam Beberapa Tahun Terakhir?                 

Dalam lima tahun hingga 2021, saham Microsoft telah dihargai hingga 393,4%. Harga sahamnya pun mengalami kenaikan dari Juni 2016 hingga September 2018 sebesar 123% dari 51,17 dolar menjadi 114,37 dolar. Namun, pada Desember 2018, harga saham turun hingga 11% dan naik kembali sebanyak 67% hingga Maret 2020. Setelah itu mengalami penurunan kembali sebesar 7% akibat pandemi. Penurunan harga saham yang sangat merosot mencapai 10,2% terjadi pada bulan Agustus hingga Oktober 2020.

Pada saat artikel ini ditulis, harga tertinggi saham Microsoft sepanjang masa adalah 263,19 dolar dan nilainya terus bergerak  datar sejak menyentuh harga tersebut.

Microsoft telah menghindari aksi jual beberapa saham teknologi besar miliknya. Perusahaan ini juga tidak terlibat dalam pengajuan antitrust, jadi sebagian besar segmen mereka terbebas dari pemberitaan negatif. Seiring dengan perkembangan bisnis komputasi awan dan berkembangnya penelitian tentang augmented reality yang mereka lakukan, saham perusahaan ini diperkirakan akan mengalami pergerakan tren yang lebih tinggi, ditambah dengan adanya dorongan dari hasil keuangan yang mengesankan.

Analisis Fundamental Microsoft

Analisis fundamental adalah metode untuk mengevaluasi aset guna mengetahui nilai sebenarnya yang biasa disebut dengan nilai intrinsik. Dalam kasus saham, ada baiknya Anda mengetahui nilai perusahaan di balik saham yang tersebut guna memproyeksikan bagaimana kinerja perusahaan di masa depan. Ini berbeda dengan analisa teknikal yang merupakan studi tentang pola tertentu dalam pergerakan harga saham untuk meramalkan pergerakan harga di masa depan.

Dengan analisis fundamental, investor akan mengetahui kesehatan dan nilai intrinsik yang mendasari suatu perusahaan dengan mempelajari metrik keuangan tertentu. Manajemen dan Goodwill perusahaan yang tak dapat diukur pun akan masuk dalam perhitungan analisis ini. Namun kali ini, kami akan berfokus pada rasio keuangan yang dapat diukur secara rinci seperti PER, pendapatan, laba per saham, hasil dividen, dan arus kas.

Pendapatan Microsoft

Pendapatan perusahaan mengacu pada jumlah total uang yang dihasilkan dari barang atau jasa dalam periode akuntansi tertentu. Ini juga disebut sebagai penjualan kotor/bruto.

Pendapatan dicatat dalam laporan laba rugi, dan sering kali menjadi poin pertama yang disajikan dalam laporan. Inilah sebabnya disebut sebagai "baris teratas". Anda bisa mendapatkan informasi ini dari website perusahaan, website pialang Anda, atau website keuangan seperti Yahoo! Finance, Market Watch, dan CNBC.

Pada tahun fiskal 2020, Microsoft menghasilkan total pendapatan 143 miliar dolar. Pendapatan ini meningkat sebesar 13,6% dari tahun fiskal 2019. Di samping itu, pendapatan MIcrosoft telah meningkat sebesar 136% dalam 10 tahun terakhir.

Source: Yahoo! Finance

Penghasilan per Saham Microsoft

Penghasilan yang dimaksud adalah laba perusahaan selama periode keuangan yang ditinjau setelah semua biaya dan pajak dikurangkan dari pendapatan. Laba per saham (LPS) diperoleh dengan membagi pendapatan bersih tahunan perusahaan dengan jumlah saham beredar.

Laba per saham (LPS) digunakan oleh analis keuangan dan investor untuk menimbang kekuatan keuangan perusahaan, dan berfungsi sebagai indikator profitabilitas sebuah perusahaan. Investor dan analis fundamental menganggap LPS sebagai salah satu variabel terpenting dalam menentukan nilai suatu saham.

LPS Microsoft selama tahun 2020 adalah 5,82 dolar. Nominal ini meningkat 13,83% dari tahun 2019. Semakin tinggi LPS, semakin menguntungkan bisnisnya. Anda dapat menghitung LPS sendiri, tetapi sering kali LPS disediakan di website keuangan seperti Yahoo! Finance. LPS digunakan untuk menghitung PER yang akan kita bahas selanjutnya.

Rasio Harga-Pendapatan Microsoft

Rasio harga pendapatan (PER) adalah rasio keuangan lain yang digunakan oleh analis fundamental untuk menilai nilai saham. PER menunjukkan berapa harga saham yang disetujui oleh investor hari ini berdasarkan pendapatan masa lalu atau masa depan.

PER yang tinggi berarti bahwa harga saham relatif tinggi terhadap pendapatan dan mungkin dinilai terlalu tinggi. Ini menunjukkan bahwa investor mengharapkan pertumbuhan laba yang lebih tinggi di masa depan, sehingga mereka bersedia membayar harga saham yang lebih tinggi hari ini. Di sisi lain, PER yang rendah mungkin menunjukkan bahwa harga saham saat ini relatif rendah terhadap pendapatan dan mungkin dinilai terlalu rendah.

Saham yang bertumbuh biasanya memiliki PER yang tinggi karena perusahaan menginvestasikan kembali keuntungannya untuk menumbuhkan perusahaan dan investor mengharapkan pengembalian masa depan yang lebih tinggi dari investasi tersebut. Ini berbeda dengan nilai saham-saham yang memiliki PER lebih rendah karena seringkali dinilai pengembaliannya terlalu rendah. PER Microsoft dapat dihitung dengan membagi harga saham dengan LPS tahunan. Hasil dari pembagian tersebut adalah 34,40 pada saat artikel ini ditulis. Angka ini dinilai wajar untuk perusahaan teknologi.

Hasil Dividen Microsoft

Hasil dividen (dinyatakan sebagai persentase) adalah rasio keuangan yang menunjukkan berapa banyak perusahaan membayar dividen relatif setiap tahun terhadap harga sahamnya. Ini dihitung dengan membagi dividen per saham dengan harga per saham. Dengan demikian, hasil dividen dan harga saham berhubungan terbalik. Jadi ketika harga saham naik, hasil dividen turun, dan sebaliknya.

Perusahaan berkembang sering tidak membayar dividen sedangkan perusahaan mapan cenderung membayar dividen. Jika Anda mencari pendapatan dividen, hasil dividen adalah metrik penting yang dapat Anda gunakan untuk menilai nilai dividen.

Pada saat penulisan ini, hasil dividen Microsoft adalah 0,90%.

Arus Kas Microsoft

Di bidang keuangan, istilah arus kas digunakan untuk menggambarkan jumlah kas dan setara kas yang dihasilkan atau dikonsumsi perusahaan dalam periode tertentu. Ini menunjukkan kenaikan atau penurunan jumlah uang yang dimiliki perusahaan.

Jumlah arus kas perusahaan dilaporkan dalam laporan arus kas dan menunjukkan bagaimana perusahaan menghasilkan uang tunai untuk membayar kewajiban hutangnya serta mendanai biaya operasionalnya. Ini memungkinkan investor untuk memahami bagaimana operasi perusahaan berjalan, dari mana uangnya berasal, dan bagaimana uang dibelanjakan. Penggabungan arus kas dengan laporan laba rugi dan neraca membuat investor dapat menentukan kesehatan keuangan perusahaan.

Menurut laporan fiskal 2020, Microsoft memiliki arus kas bebas sebesar 53,7 miliar dolar.

Mengapa Membeli Saham Microsoft?

Microsoft terus-menerus mengubah dirinya, dan menunjukkan ketahanan serta adaptasi yang kuat terhadap sifat industri teknologi yang bergerak cepat. Berawal sebagai pembuat PC, raksasa teknologi ini telah mampu merambah ke bidang lain seperti cloud computing dan software kerja jarak jauh.

Microsoft berhasil menggunakan posisi dominannya untuk melakukan akuisisi di area yang mampu meningkatkan penetrasi pasarnya dan mengurangi persaingan. Beberapa akuisisi penting perusahaan adalah kepada LinkedIn, GitHub, dan Skype. Microsoft juga menjelajah ke area baru seperti virtual reality. Perusahaan ini juga telah menghabiskan banyak tenaga dan waktu untuk menciptakan pemanfaatan potensial HoloLens VR bagi industri bisnis. Beberapa alasan utama mengapa Anda harus membeli saham Microsoft adalah:

  • Microsoft memiliki bisnis cloud computing yang tumbuh paling cepat
  • Perusahaan ini memiliki bisnis game yang berkembang melalui penjualan konsol Xbox
  • Microsoft secara teratur membayar dividen

Saran Para Ahli tentang Membeli Saham Microsoft

Harga saham Microsoft tampaknya telah tumbuh tanpa mengalami penurunan yang signifikan. Hal ini mengartikan bahwa kapan pun adalah waktu yang tepat untuk membeli saham Microsoft. Dengan menggunakan "limited order" untuk membeli saham, Anda bisa memastikan untuk tidak membayar lebih dari yang Anda inginkan.
- Nathan Merry
Beli Saham Microsoft Hari ini!

5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli Saham Microsoft

Berikut lima hal yang perlu Anda perhatikan sebelum membeli saham Microsoft.

1. Pahami Perusahaan

Investor legendaris Warren Buffet menganjurkan untuk membangun lingkaran kompetensi saat berinvestasi. Ini berarti berinvestasilah di bidang yang Anda kuasai. Meski demikian, Anda dapat mengenal dan menguasai suatu perusahaan dengan melakukan analisis fundamental untuk memastikan kesehatan keuangan perusahaan sebelum berinvestasi. Ya, Anda mungkin menggunakan banyak produk dan layanan Microsoft, tetapi akan lebih bijak kiranya untuk mempelajari dasar-dasar perusahaan terlebih dahulu untuk memastikan saham tersebut sesuai dengan uang hasil jerih payah Anda.

2. Pahami Dasar-Dasar Berinvestasi

Memahami pasar saham sangat penting untuk membuat keputusan trading yang terinformasi. Anda perlu mengetahui dasar-dasar investasi dan cara kerja pasar. Sebelum mencoba berinvestasi di Microsoft, Anda perlu mempelajari hal-hal seperti manajemen risiko, manajemen uang, diversifikasi, serta cara membaca laporan keuangan dan melakukan analisis teknis. Manajemen risiko, manajemen uang, dan diversifikasi akan membantu Anda mengelola risiko sedangkan analisis teknis dan fundamental membantu Anda berinvestasi pada saham yang tepat dan di waktu yang tepat.

3. Pilih Broker Anda dengan Hati-hati

Ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan ketika memilih broker, termasuk tujuan investasi, modal, bahkan tempat tinggal Anda. Pastikan Anda memilih pialang saham yang terdaftar di regulator jasa keuangan di negara tempat tinggal Anda. Selain itu juga dapat memastikan Anda bisa mendapatkan beberapa bentuk perlindungan dari skema kompensasi finansial apa pun di negara Anda. Selain status regulasi, Anda juga harus mempertimbangkan komisi trading dan trading tools yang ditawarkan oleh broker sebelum membuat pilihan. Beberapa broker biasanya membebankan komisi pada transaksi sedangkan yang lain menawarkan akun trading bebas komisi. Sedangkan beberapa broker lainnya membutuhkan jumlah minimum sebelum Anda dapat membuat akun.

4. Putuskan Berapa Banyak Anda Ingin Berinvestasi

Anda perlu menentukan persentase modal yang ingin Anda alokasikan untuk saham yang satu ini. Ada berbagai cara untuk mencapai ini. Anda dapat menginvestasikan persentase portofolio Anda, dengan aturan umum adalah menginvestasikan lebih dari 2% portofolio Anda di satu saham. Anda juga dapat menginvestasikan jumlah tertentu di saham atau melakukan investasi bulanan yang dapat diakumulasikan selama bertahun-tahun, yang dikenal sebagai Dollar Cost Averaging. Kuncinya adalah jangan berinvestasi melebihi dari kemampuan Anda untuk kehilangan dana.

5. Tentukan Tujuan Investasi Anda

Harus ada tujuan yang jelas untuk investasi Anda. Entah itu: Mengapa Anda berinvestasi di saham khusus ini? Apakah akan bertahan untuk jangka panjang atau perdagangan dalam jangka pendek? atau apakah Anda membeli saham tersebut karena Anda menyukai perusahaan tersebut atau melihat adanya kesalahan harga pada saham yang ingin Anda manfaatkan? Ini adalah jenis pertanyaan yang perlu Anda jawab sebelum berinvestasi di saham.

Mungkin, Anda ingin membeli saham sebagai bagian dari masa pensiun Anda atau untuk mendanai pendidikan perguruan tinggi anak Anda. Merupakan hal yang tepat untuk mengklarifikasi alasan mengapa Anda berinvestasi pada saham tertentu dan memiliki strategi mengenai kapan harus membeli dan kapan harus menjualnya. Ini akan memungkinkan Anda untuk meredakan kebisingan di pasar dan tetap berpegang pada rencana awal Anda.

Inti dari Membeli Saham Microsoft

Microsoft termasuk dalam kategori saham yang tidak hanya bisa Anda tradingkan tetapi juga dapat Anda beli dan miliki karena perusahaan ini telah menjadi pemimpin dalam industri teknologi sejak lama. Sejak didirikan pada pertengahan tahun 70-an, perusahaan ini terus mengubah dirinya dan meluncurkan produk baru untuk menjangkau pasar baru. Meskipun pada satu titik Microsoft tampak seperti lamban akan kemajuan teknologi, namun ia telah berhasil menunjukkan kemampuannya untuk bangkit kembali bersamaan dengan produk-produk inovatif.

Untuk berinvestasi di saham Microsoft sekarang, yang Anda butuhkan hanyalah mendaftar akun trading saham pada broker saham, mendanai akun Anda, memilih Microsoft dari daftar saham yang dikategorikan, dan melakukan order untuk pembelian saham.

Jika Anda belum siap untuk berinvestasi sekarang, teruslah belajar dengan membaca panduan kami yang lain hingga Anda siap untuk berinvestasi. Anda juga dapat berlatih menggunakan "trading saham virtual" menggunakan akun demo pialang saham untuk membiasakan diri dengan platform trading dan tools-nya.

Paling Sering Ditanyakan

  1. Saham Microsoft bisa jadi merupakan saham yang sangat bagus untuk dibeli. Dengan terus melekatnya kebutuhan kita sehari-hari akan teknologi, perusahaan seperti Microsoft akan tetap relevan dan menguntungkan.

  2. Saham Microsoft pertama kali terdaftar di bursa Nasdaq Amerika. Namun, saham tersebut juga ditradingkan di bursa saham lain di seluruh dunia, termasuk Bursa Efek London, Xetra, Argentinian BYMA, dan Bursa Moskow (MOEX).

  3. Anda dapat membeli saham Microsoft melalui pialang saham mana pun yang memiliki akses ke bursa Nasdaq atau bursa saham lain tempat saham Microsoft ditradingkan. Sebagian besar pialang internasional memiliki akses ke berbagai bursa saham di seluruh dunia.

  4. Ya, Microsoft telah membayar dividen secara konsisten sejak tahun 2003, dan telah membayar dividen pertamanya pada tahun 1986. Pada saat penulisan artikel ini, hasil dividen Microsoft adalah 0,90%.

  5. Dalam lima tahun hingga 2021, saham Microsoft telah mengalami peningkatan sebesar 393,4%. Jadi, jika Anda menginvestasikan 1.000 dolar di saham Microsoft pada bulan Mei 2016, Anda akan merealisasikan keuntungan 3.933 kini.

  6. Saat Anda membeli saham, jangan lupa untuk menempatkan Stop-loss Order yang akan mengeluarkan Anda dari pasar jika trading merugikan Anda dalam jumlah tertentu. Namun berhati-hatilah untuk tidak menetapkan Stop-loss terlalu dekat atau terlalu jauh dari level entri Anda. Terlebih penting, belilah saham sesuai dengan kemampuan Anda akan kehilangan.