HomeAlibaba

Cara Beli Saham Alibaba pada tahun 2021

Alibaba logo
Alibaba (BABA)
...
Perubahan 24 jam
...
exchange
...

Alibaba didirikan dua dekade yang lalu dan dikenal sebagai “China’s Amazon” (red. Amazon-nya Tiongkok). Namun, ada sesuatu dari Alibaba Group Holding yang menarik sehingga kami membuat panduan menuju bisnis Alibaba ini, bagaimana ia dijalankan, dan bagaimana prospeknya di masa depan. 

Perusahaan ini beroperasi melalui empat segmen: cloud computing, inisiatif inovasi, perdagangan inti, serta media dan hiburan digital. Alibaba menjalankan beragam platform daring, seperti marketplace Taobao serta platform pengiriman dan layanan lokal Ele.me. 

Cara Membeli BABA Saham dalam 5 Langkah Mudah

  1. 1
    Kunjungi eToro melalui tautan di bawah ini dan daftar dengan mengisi detail Anda pada kolom yang diperlukan.
  2. 2
    Isi semua data pribadi Anda dan isi kuesioner dasar untuk tujuan informasi.
  3. 3
    Klik 'Deposit', pilih metode pembayaran favorit Anda dan ikuti instruksi untuk mendanai akun Anda.
  4. 4
    Cari saham favorit Anda dan cek statistiknya. Setelah Anda siap untuk berinvestasi, klik 'Trade'.
  5. 5
    Masukkan jumlah yang ingin Anda investasikan dan konfigurasikan perdagangan Anda untuk membeli saham.

Semua Hal Yang Perlu Anda ketahui Tentang Alibaba

Kami memulai analisis dengan melihat pada sejarah Alibaba, bagaimana ia menghasilkan uang, dan bagaimana kinerja sahamnya di pasar saham. 

Sejarah Alibaba 

Dengan sejarah yang relatif pendek, bisnis Alibaba telah berkembang dengan cepat. Apa yang dimulai dari sebuah bisnis daring yang sederhana telah bertransformasi menjadi sebuah konglomerat dengan merambah ke bidang cloud computing dan grup Alibaba Health, platform internet untuk berbagai produk farmasi dan perawatan kesehatan. 

Didirikan oleh si karismatik Jack Ma, seorang mantan guru bahasa Inggris yang menjelma menjadi raja bisnis, Alibaba mempekerjakan lebih dari seperempat juta orang saat ini. Beberapa perusahaan afiliasinya, seperti Ant Group dan Alipay, melayani lebih dari satu miliar orang dan hampir delapan juta pengecer, yang memberitahukan kita sesuatu tentang seberapa besar bisnis Alibaba Group Holding. 

Perusahaan ini berkantor pusat di Hangzhou, Tiongkok.

Apa Strategi Alibaba?

Alibaba berfokus pada bisnis daring dan dengan cepat berekspansi ke area-area dengan potensi compounded annual growth rate ‘tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata’ (CAGR) yang sangat besar. Didukung oleh demografi Tiongkok dan relatif sulitnya bagi perusahaan-perusahaan Barat untuk berbisnis di Tiongkok, Alibaba telah menjadi Amazon versi Tiongkok dan pendirinya Jack Ma telah menjadi Jeff Bezos dari Tiongkok. 

Perusahan ini aktif di industri internet dan retail pemasaran langsung. Grup memiliki spektrum bisnis yang beragam untuk menyebarkan risiko daripada hanya bergantung pada bisnis tunggal. Sebagai contoh, Alibaba mengoperasikan platform travel daring Fliggy dan platform layanan logistik Cainiao Network. Contoh lainnya adalah Alibaba Pictures (sebuah platform untuk video dan musik), Koubei (sebuah panduan restoran dan layanan lokal), dan Lingshoutong (sebuah platform sumber digital). 

Komputasi awan (Cloud Computing) telah menjadi sapi perah bagi perusahaan, seperti Amazon, Microsoft, dan Google. Untuk memanfaatkan potensi pertumbuhan yang sama, Alibaba telah membangun salah satu bisnis komputasi awan paling kuat di dunia, dengan berinvestasi pada komputasi skala besar, penyimpanan, basis data, dan komputasi elastis.

Bagaimana Alibaba Menghasilkan Uang?

Tumpukan uang Alibaba bersumber dari divisi Marketplace Retail Tiongkok, di mana 46% dari pendapatan tahunannya diperoleh dari berbagai bisnis di divisi ini: Taobao, Fliggy, Alimama, dan Idle Fish. Perusahan terus-menerus menginvestasikan atau mengembangkan bisnis-bisnis lain, seperti Taobao Grocery atau Taobao Short Video. 

Alibaba Cloud berkontribusi sekitar 8% dari pendapatan tahunan (dan terus bertambah). 20% penjualan lainnya diperoleh dari Retail Perdagangan Tiongkok Lain. Nama ini mungkin terdengar sedikit aneh, tetapi karena Alibaba Group Holding terdiri dari begitu banyak bisnis, kategori “lainnya” ini begitu besar.

Terakhir, divisi Layanan Konsumen Lokal, Layanan Logistik Cainiao, dan Ritel Perdagangan Internasional masing-masing berkontribusi 5% untuk pendapatan tahunan. 

Bagaimana Kinerja Alibaba dalam Beberapa Tahun Terakhir?

Layaknya Amazon dan perusahaan teknologi lainnya, Alibaba menjadi yang paling sedikit terkena dampak pandemi COVID-19. Sektor teknologi ini merupakan yang pertama yang “sembuh’ dari kerugian awal yang dipicu oleh pandemi dan perusahaan-perusahaan di sektor ini dengan cepat berbalik dan membuat high baru. 

Saham Alibaba merupakan salah satu favorit di Wall Street, mencapai hingga lebih dari $300 di akhir 2020. Tren kenaikan di lima tahun terakhir tetep menjanjikan, mengingat bahwa aksi harga terus membentuk serangkaian high dan low lebih tinggi (yang merupakan indikasi dari pasar-pasar bullish). 

Analisis Fundamental Alibaba

Analisis fundamental merupakan suatu proses untuk menemukan nilai intrinsik dari suatu perusahaan dengan menginterpretasikan laporan keuangannya. Tiga laporan keuangan utama menyediakan informasi yang Anda butuhkan: neraca keuangan, laporan laba rugi, dan laporan arus kas.  

Mari kita lihat rasio fundamental utama Alibaba, yaitu pendapatan, earnings-per-share ‘laba per saham’ (EPS), rasio price/earnings ‘harga/laba’ (P/E), imbal hasil dividen, dan arus kas. 

Pendapatan Alibaba 

Pendapatan merupakan baris pertama di dalam laporan laba rugi perusahaan dan ia merepresentasikan nilai total barang dan layanan yang dijual dalam suatu periode waktu. 

Untuk tiga bulan menuju 31 Desember 2020, Alibaba Group Holding dilaporkan memiliki pendapatan sebesar $33.883 juta, yang meningkat sebesar 37% dari tahun ke tahun. Penghasilan dari operasional naik dengan solid 24%, menunjukkan pertumbuhan bisnis dan margin seperti yang ditunjukkan oleh pertumbuhan penghasilan bersih. 

Laba per Saham Alibaba

EPS menunjukkan seberapa besar laba perusahaan per outstanding share (jumlah saham yang beredar), dan ia bersumber dari laba bersih dalam laporan laba rugi: penghasilan bersih, disesuaikan dengan dividen preferen (jika ada), dan dibagi dengan jumlah tertimbang outstanding share.

Alibaba secara konsisten memukul ekspektasi EPS.

Rasio P/E Alibaba 

Rasio harga/laba mengikuti penghitungan EPS. P/E dihitung dari harga saham saat ini dibagi EPS. Semakin rendah rasio maka akan semakin menarik suatu perusahaan.

Saat artikel ini ditulis, satu bagian dari saham Alibaba bernilai $225,31 dan (menurut laporan kuartal terakhir) perusahaan memperoleh $3,41/saham. Karena itu, P/E-nya adalah 66,07. 

Ini artinya, para investor bersedia untuk membayar $66 untuk setiap dolar yang perusahaan hasilkan. Meskipun P/E yang tinggi ini mungkin terlihat sangat mahal, ia akan tetap banyak bergantung pada ekspektasi para investor di masa depan. Jika para investor yakin bahwa perusahaan dapat menghasilkan lebih banyak pendapatan di masa depan untuk membenarkan rasio tersebut, mereka akan terus membeli saham.

Satu cara untuk menilai rasio fundamental adalah membandingkan dengan perusahaan-perusahaan sejenis atau dengan industri/sektor median. Ini akan memberi Anda informasi jika suatu perusahaan relatif undervalued ‘terlalu murah’ atau overvalued ‘terlalu mahal’ terhadap kompetitor-kompetitornya.

Imbal Hasil Dividen Alibaba 

Metrik lain untuk dipertimbangkan saat menilai suatu perusahaan adalah imbal hasil dividen yang menunjukkan seberapa banyak dari yang dihasilkan yang akan dibagikan perusahaan kepada para pemegang sahamnya. Namun, tidak semua perusahaan memilih untuk membayar dividen. 

Alibaba tidak membayar dividen, jadi rasio imbal hasil dividen tidak dapat dihitung, tetapi hal ini tidak membuat bisnis ini menjadi investasi yang buruk. Ini hanyalah sebuah keputusan manajemen untuk menjalankan bisnis dengan cara yang berbeda, memaksimalkan kekayaan para pemegang saham dengan mempertahankan keuntungan tetap berada di dalam perusahaan.

Arus Kas Alibaba

Arus kas bebas adalah suatu cara untuk mengukur likuiditas suatu perusahaan. Untuk dicatat bahwa likuiditas dan solvabilitas merupakan dua hal yang berbeda; likuiditas merefleksikan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban obligasi-obligasi jangka pendeknya sedangkan solvabilitas terkait dengan obligasi-obligasi jangka panjang.

Secara alami, semakin tinggi tingkat kas maka semakin baik untuk perusahaan. Namun, kas yang diam disimpan di rekening bank perusahaan melepaskan kesempatan keuntungan dengan tidak menginvestasikan kas tersebut. Karena itu, perusahaan harus menemukan keseimbangan antara seberapa banyak kas yang harus “dipegang di tangan” dan seberapa banyak kas yang diinvestasikan di sekuritas yang dapat diperdagangkan untuk jangka pendek dan aset-aset keuangan lain yang dapat dengan cepat ditunaikan. 

Alibaba melaporkan posisi kas yang kuat di akhir kuartal pelaporan terakhirnya. Kas, setara kas, dan investasi jangka pendek perusahaan sebesar $69,933 dan terus meningkat. Posisi arus kas bebas meningkat 23% dalam basis tahunan. 

Mengapa Membeli Saham Alibaba? 

Alibaba merupakan sebuah perusahaan teknologi yang unggul selama pandemi COVID-19. Ketika pandemi sepertinya akan segera berlalu karena efektifitas vaksin, perubahan perilaku konsumen yang diakibatkan oleh pandemi dan pola kerja jarak jauh kemungkinan akan bertahan selamanya. 

Sebagai contoh, Google saat ini mengumumkan bahwa 20% pekerjanya akan bekerja dari rumah secara permanen. Perilaku konsumen juga berubah selama pandemi–berbelanja daring meningkat dengan signifikan dan saat ini, banyak orang hadir secara daring di mana sebelumnya tidak pernah.

Berikut ini beberapa alasan mengapa Anda mungkin ingin membeli saham Alibaba: 

  • Posisi kas kuat
  • Meningkatnya peluang di marketplace daring 
  • Pasar lokal yang sangat besar (di Tiongkok) 
  • Bisnis yang beragam

Saran Ahli dalam Membeli Saham Alibaba

Alibaba akan terus memperoleh keuntungan dari perubahan perilaku konsumen di masa sesudah pandemi. Membeli saham Alibaba melalui listing-nya di Bursa Saham New York memberikan Anda eksposur tidak langsung ke ekonomi Tiongkok yang berkembang pesat.
- Nathan Merry
Beli Saham Alibaba Hari ini!

5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Anda Membeli Saham Alibaba

Sebelum membeli saham Alibaba–atau saham-saham perusahaan lain–Anda harus memahami bisnis-bisnis perusahaan, memiliki pengetahuan tentang investasi, cermat dalam memilih pialang, memutuskan berapa banyak yang diinvestasikan, dan menetapkan tujuan berinvestasi. Mari kita bahas satu per satu.

1. Memahami Perusahaan 

Pertama-tama, Anda harus memastikan bahwa Anda memahami apa saja bisnis perusahaan. Bagaimana perusahaan mendapatkan uang, berapa tingkat pertumbuhan industri, dan bagaimana kinerja perusahaan dibandingkan dengan pesaingnya?

2. Memahami Dasar-Dasar Berinvestasi

Berinvestasi lebih dari sekadar membeli saham suatu perusahaan dengan membabi-buta dan hanya menunggu. Berinvestasi yang berhasil memerlukan suatu analisis atas nilai intrinsik perusahaan, sesuai berbagai fundamental yang kita diskusikan sebelumnya. Para Investor mendiskon nilai masa depan arus kas perusahaan dengan tingkat pengembalian yang diwajibkan untuk mengetahui apakah perusahaan undervalued atau overvalued, jadi Anda harus mempelajari bagaimana melakukannya. 

3. Memilih Pialang dengan Cermat

Memilih pialang merupakan satu langkah penting dalam proses berinvestasi. Tidak semua pialang sama dalam model bisnis yang mereka ikuti dan biaya yang mereka kenakan. Pialang yang bagus tidaklah selalu yang menawarkan biaya terendah; tetapi bisa jadi pialang yang menyediakan alat-alat yang diperlukan untuk membuat proses investasi berjalan semulus dan seadil mungkin. 

4. Memutuskan Seberapa Banyak Anda Ingin Berinvestasi

Ada berbagai gaya berinvestasi. Beberapa investor memilih untuk selalu memiliki posisi kas yang solid untuk mengambil keuntungan dari berbagai peluang baru yang mungkin muncul. Beberapa investor menggunakan pendekatan dollar-cost-averaging (strategi investasi rutin) untuk memuluskan harga yang mereka bayarkan untuk saham. Beberapa investor suka mendistribusikan dana investasi mereka di beberapa investasi saham yang berbeda. Pastikan untuk memilih gaya investasi yang sesuai dengan Anda. 

5. Menentukan Tujuan Investasi Anda 

Mengapa Anda berinvestasi? Ini merupakan sebuah pertanyaan dasar sebelum berinvestasi dan jawabannya menentukan ekspektasi Anda atas proses investasi di masa depan. Berinvestasi membutuhkan suatu cakrawala jangka panjang daripada sekadar “berdagang” saham, jadi hal ini merupakan satu hal yang harus dipertimbangkan. Yang lain adalah seberapa banyak risiko yang bersedia Anda tanggung dan seberapa banyak keuntungan ingin Anda peroleh. Akankah Anda membeli dan menahan selamanya atau akankah Anda menjualnya segera setelah Anda mencapai keuntungan dua digit?

Esensi Membeli Saham Alibaba

Alibaba merupakan nama pertama yang muncul di ingatan ketika berpikir tentang perusahaan-perusahaan daring Tiongkok dan karena saham-sahamnya diperdagangkan di Bursa Saham New York, berinvestasi di perusahaan ini memberikan Anda eksposur secara langsung ke ekonomi Tiongkok yang berkembang pesat. 

Ketika Anda siap untuk berinvestasi, cukup pilih pialang, temukan Alibaba atau saham lain untuk berinvestasi, dan lakukan order “beli” Anda bersama pialang.

Jika Anda belum siap untuk berinvestasi, panduan-panduan kami yang lain dirancang untuk memberikan Anda kepercayaan diri yang Anda perlukan.

Paling Sering Ditanyakan

  1. Sepertinya tidak mungkin. Model bisnis Alibaba dan cara ia memberi penghargaan bagi para pemegang sahamnya tidak menyertakan dividen, tetapi ingatlah bahwa beberapa perusahaan dengan pengelolaan terbaik di dunia, seperti Berkshire Hathaway dan Amazon juga tidak membayar dividen.

  2. Setiap pengusaha di planet ini menginginkan untuk mendaftarkan saham perusahaannya di suatu bursa saham (dan khususnya di salah satu bursa saham AS). Pasar ekuitas AS adalah yang terbesar di dunia dan ia menawarkan suatu cara bagi perusahaan-perusahaan di seluruh dunia untuk mendapat akses ke modal Barat. Terkait Alibaba, hal ini bekerja dua arah: perusahaan menginginkan akses ke modal Amerika sementara para investor AS menginginkan eksposur ke ekonomi Tiongkok.

  3. Hal ini tergantung pada cakrawala waktu dan harapan investor. Suatu perusahaan berdagang pada 66 kali laba mensyaratkan seorang investor untuk mengambil perspektif jangka panjang daripada berspekulasi atas naik dan turunnya harga saham perusahaan. Cara terbaik untuk mengakses P/E perusahaan bukanlah pada syarat absolut, tetapi relatif terhadap para kompetitornya di sektor yang sama.

  4. Tidak seorang pun tahu. Beberapa perubahan yang diakibatkan oleh pandemi terkait perilaku konsumen mungkin berlangsung sementara dan beberapa di antaranya mungkin berlangsung permanen.

  5. Tergantung. Jika Anda sangat ingin mendapatkan eksposur ke ekonomi Tiongkok dan Anda memiliki cakrawala investasi jangka panjang, harga masuk pasti Anda mungkin tidak terlalu penting. Namun, jika Anda bermaksud untuk mengakumulasi saham-saham kapan pun harga saham merosot, menempatkan “limit orders” yang tertunda untuk membelinya secara otomatis bisa menjadi ide yang bagus.

  6. Analisis teknis mengacu pada proses menafsirkan data historis (misalnya grafik) dan mencari pola-pola yang memandu tebakan-tebakan tentang pergerakan harga di masa depan. Banyak investor yang tidak mempercayai analisis teknis karena pasar-pasar di dunia maju seharusnya “efisien”. Namun, para investor dan trader tekno-fundamental (yang mengombinasikan analisis teknis dan fundamental) meyakini bahwa mereka memiliki keunggulan dibandingkan analisis fundamental murni.